Saat Dikelilingi Kegelapan (2)

(sambungan)

Kita semua pasti pernah mengalami masa-masa suram. Di saat seperti itu kita mungkin melihat kegelapan di sekeliling kita. Kita tidak melihat solusi, kita tidak melihat pemecahan, kita tidak melihat jalan keluar, semuanya gelap. Di saat seperti itu kita tidak boleh lupa untuk memandang ke atas. Pada saat-saat gelap seperti itu ada banyak hal yang diasah dalam diri kita. Kita bisa memakainya untuk belajar menjadi lebih dewasa, lebih tahan mental, lebih kuat, membuat indra-indra lainnya dalam diri kita menjadi lebih tajam. Tapi lebih dari itu semua, kita bisa belajar untuk mengandalkan Tuhan dalam hidup kita lebih dari apapun. Jika hari-hari sebelumnya kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri atau orang lain, dan semua itu bak menjaring angin alias sia-sia, inilah saatnya kita bisa mulai belajar untuk mengandalkan Tuhan yang tidak pernah mengecewakan.

Firman Tuhan berkata: “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” (Yeremia 17:7). Bagi orang yang mengandalkan Tuhan, “Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.” (ay 8). Sebaliknya “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.” (ay 5-6).

Adalah sangat penting bagi kita untuk mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita, dan di saat-saat gelap itulah kita bisa belajar dengan baik untuk itu. Tuhan tidak pernah mengecewakan. Ada begitu banyak bukti bagaimana ajaibnya Tuhan melepaskan banyak orang dari kesesakan, baik dari apa yang kita baca melalui tokoh-tokoh dalam alkitab hingga berbagai kesaksian yang nyata hingga hari ini. Bukti itu sudah begitu banyak, sehingga pada jaman Mazmur di tulis pun kesaksian itu sudah tertulis dengan jelas. “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” (Mazmur 46:2).

Jika hari ini anda hanya melihat kegelapan di sekeliling anda, pastikan pandangan anda mengarah ke atas. Ada cahaya kemurahan Tuhan bersinar di atas sana, yang akan tetap bersama diri anda. Ketika anda mulai mengandalkan Tuhan, percaya sepenuhnya kepadanya dan terus hidup dalam pengharapan, pada suatu ketika nanti cahaya Tuhan itu akan mampu melepaskan anda dari kegelapan dan membuat segalanya indah pada waktunya. Sementara anda masih berada dalam pergumulan, manfaatkanlah itu semua sebagai sarana belajar untuk mempertajam diri anda dan melatih diri untuk bisa mengandalkan Tuhan sepenuhnya. “Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan” (Lukas 1:37). Ingat pula bahwa Yesus sudah mengingatkan: “Jangan takut, percaya saja!” (Markus 5:36).

Selama sinar Tuhan dari atas masih ada bersama anda, tidak akan ada kegelapan yang mampu meruntuhkan anda. Yusuf mengalami itu dan telah membuktikan hasilnya, sekarang giliran kita untuk membuktikannya. Let’s believe, trust and rely on God in full confidence, no matter in what darkness you are in at present. 

Saat sekeliling anda gelap, pandanglah ke atas

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: