Ronda

rondaSELAMAT pagi saudara-saudari seiman. Happy week end untuk anda bersama keluarga dan orang yang anda cintai. Di akhir Minggu Biasa XXXIV, Yesus berpesan kepada kita untuk “berjaga-jaga dan berdoa!” Kemarin sore, saya bersama tiga suster menengok seorang suster di Susteran Cilacap. Seperti biasa, saya goda-goda suster itu agar semangat dan tersenyum. Saya bertanya kepada suster, […]

ronda

SELAMAT pagi saudara-saudari seiman. Happy week end untuk anda bersama keluarga dan orang yang anda cintai.

Di akhir Minggu Biasa XXXIV, Yesus berpesan kepada kita untuk “berjaga-jaga dan berdoa!”
Kemarin sore, saya bersama tiga suster menengok seorang suster di Susteran Cilacap. Seperti biasa, saya goda-goda suster itu agar semangat dan tersenyum.

Saya bertanya kepada suster, “Apa yang suster alami saat perjalanan dari Sidareja ke Cilacap?”.

Suster menjawab, “Saya berdoa tobat. Kalau saya mati di jalan, saya sudah siap”.

Jawaban suster tidak saya duga.

Saudara-saudari terkasih, berjaga-jaga dan berdoa mengandung konsekuensi siap. Seperti halnya, orang ronda untuk berjaga-jaga agar lingkungan sekitarnya aman dan damai. Yesus meminta kita untuk berjaga-jaga dan berdoa agar kita siap menghadapi hari esok yang tidak kita ketahui dengan rasa aman dan damai.

Besok kita sudah memasuki masa Adven. Kita juga mau berjaga-jaga dan berdoa menantikan Sang Juru
Selamat yang memberikan kepastian hidup. Mari kita persiapkan hati kita untuk senantiasa berjaga dan berdoa agar kita tidak ragu akan hari esok.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply