RIP: Pastor Tarcisius Priyanto Pr dari Keuskupan Palangka Raya di Manila

Foto rm PriyantoROMO Pri, demikian panggilan akrab kami, sejak tujuh bulan yang lalu menjalani tugas belajar Ilmu liturgi di San Beda University, Filipina. Selama di Filipina, ia tinggal di Jl. Salvador, Loyola Height bersama beberapa imam dari Indonesia. Sepekan sebelum meninggal, alm. Romo Pri Pr telah pindah ke Biara MSF di daerah Commonwealth. Sehari setelah kepindahnnya, ia […]

Foto rm Priyanto

ROMO Pri, demikian panggilan akrab kami, sejak tujuh bulan yang lalu menjalani tugas belajar Ilmu liturgi di San Beda University, Filipina.

Selama di Filipina, ia tinggal di Jl. Salvador, Loyola Height bersama beberapa imam dari Indonesia.

Sepekan sebelum meninggal, alm. Romo Pri Pr telah pindah ke Biara MSF di daerah Commonwealth.

Sehari setelah kepindahnnya, ia ditemukan tak sadar kan diri di kamar dengan pendarahan di otak. Segera ia dibawa ke rumah sakit FEU, Fairview. Setelah operasi dan perawatan di ICU, tidak terdapat perkembangan atas dirinya.

Sabtu tanggal 27 Desember 2014, pkl 10.00 waktu Manila, ia dipanggil Tuhan. Jenazah akan di terbangkan ke Indonesia, pada hari Selasa tanggal 30 Desember 2014 besok.

Berikut adalah riwayat singkat beliau.
• Tempat/Tgl. Lahir: Sleman, 10 Agustus 1971
• Merupakan anak ke-6 dari 7 bersudara; putera pasangan Yohanes Warsito Utomo dan Fransisca Saminah yang tinggal di kawasan Patran, Jl. Magelang, Km. 5,6 Sinduadi, Sleman.
• Baptis: 29 Maret 1986.

Riwayat pendidikan
• 1978 – 1985: SD Sinduadi, Sleman.
• 1985 – 1988: SMP Bruderan, Karitas, Nandan, Sleman.
• 1988 – 1991: SPG Negri I di Yogayakarta.
• 1993 – 1996: Bekerja di Yayasan Siswarta, Pangkalan Bun.
• 1996: masuk ke KPA di Ketapang, Kal-Bar untuk menjadi calon imam diosesan Keuskupan Palangka Raya.
• 1997: menjalani Tahun Rohani di Malang.
• 1998 – 2002: studi di STFT di Widyasasana Malang.
• 2003: Tahun Orientasi Pastoral di Rantau Pulut.
• 2003 – 2005: melanjutkan ke STT di Pontianak.
• 22 Juli 2005: Tahbisan Diakon di Gereja St. Paulus, Pangkalan Bun
• 1 Agustus 2005 ditugaskan menjalani Tahun Diakonat di paroki Hati Kudus Rantau Pulut.
• 8 Januari 2006: Tahbisan Imamat di Katedral, Palangka Raya; dan bertugas kembali di Rantau Pulut s/d 01 September 2007.
• 1 September 2007 – 22 Januari 2014: bertugas di Seminari Menengah Raja Damai, Palangka Raya.
• 24 Januari 2014: persiapan untuk tugas belajar ke Manila.
• 30 Juni 2014: Berangkat ke Manila untuk studi liturgi.
• 17 Desember 2014: Berita terakhir sebelum pindah ke Biara Pastor Bonus (MSF), hasil studi semester I baik dan mengajukan untuk pindah dari dari asrama yang dikelola oleh para imam SJ ke biara MSF.
• 18 Desember 2014: masuk ke Rumah Sakit Far Eastern Univerity Hospital di Manila.
• 21 Desember 2014: menerima sakramen perminyakan orang sakit.27 Desember 2014, sekitar pk. 10.00 dipanggil Tuhan di Manila.

Requiescat in Pace. Semoga ia beristirahat dalam damai

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply