Representasi Yesus

Ayat bacaan: Kis 2:46-47
========================
“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”

Seorang sales representative dalam sebuah perusahaan punya peran penting. Mereka bertugas menjamin kepuasan pembeli/klien, memastikan para klien mengerti akan fungsi dan kegunaan produk2 perusahaan, dan mampu menjawab segala pertanyaan klien sehubungan dengan produk2 yang ditawarkan. Mereka biasanya paham betul mengenai hal2 seputar produk, baik proses produksinya, manfaat dari produk2 tersebut dan disisi lain mampu mewakili perusahaannya dengan baik.

Analogi yang hampir mirip juga dalam kehidupan Kristiani. Sebagai anak2 Tuhan, murid2 Yesus yang tahu bagaimana kasih Yesus dalam hidup kita, tentu kita ingin lebih banyak jiwa diselamatkan. Terutama bagi teman2 yang mungkin pernah membaca beberapa buku mengenai beberapa orang yang mendapat pewahyuan dan diberi kesempatan untuk melihat seperti apa mengerikannya siksa kekal di neraka. Pertanyaannya sekarang, sudahkah kita merepresentasikan kehidupan Kristiani yang benar dalam kehidupan kita sehari2? Apakah lewat hidup kita orang sudah bisa melihat bagaimana kuasa Roh Kudus selalu memenuhi hidup kita dengan damai dan sukacita? bisakah orang melihat bagaimana berkat2 tercurah dari surga turun pada kita? sudahkah kita menjadi terang di lingkungan kita?

“Life is like an open book, each day is a page for people to look.” Itu sebuah quote yang pernah saya baca dan tetap saya ingat. Sadar atau tidak, setuju atau tidak, suka atau tidak, segala gerak gerik,sikap, tingkah laku, perbuatan dan tutur kata kita dalam hidup ini tidak pernah lepas dari pengamatan orang lain. Bayangkan apabila keberadaan kita bukannya menjadi terang, tapi disukai juga tidak. Bayangkan jika kita mengaku sebagai murid Yesus, tapi kehidupan keluarga kita dipenuhi pertengkaran. Jika ini yang terjadi, tidak akan ada yang bisa melihat bukti nyata akan luar biasanya menjadi murid Yesus.

Tuhan ingin pakai siapapun untuk menjadi wakilnya di dunia ini. Anda dapat menjadi saksi dalam apapun profesi anda. Seorang pejabat kristiani seharusnya beda dari pejabat lain. Seorang mahasiswa kristiani harusnya beda dari mahasiswa lain. Pengusaha kristiani harusnya beda dari pengusaha lain, dan seterusnya. Iman kristiani yang benar haruslah bisa nyata dalam kehidupan sehari2, baik melalui tingkah laku, perbuatan, tutur kata maupun gerak gerik kita. Ini saatnya kita berbenah, hidup kudus dan benar, sehingga kehidupan kita bisa menjadi berkat bagi orang2 disekeliling kita.

Mari kita buktikan bahwa hidup bersama Yesus memang beda!

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply