Renungan Pagi: Waspadalah…

doa di new york by levithefortSELAMAT pagi saudara-saudari seiman. Semoga suasana mendung tidak membuat saudara-saudari menjadi malas dan tidak bersemangat. Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita akan tantangan zaman. Yesus memberi peringatan agar kita selalu “waspada dan waspada”. Apa sebabnya kita harus waspada? Tantangan zaman hari-hari ini membuat kita terlena dan bingung. Tantangan zaman membawa seseorang pada skeptis dan budaya […]

doa di new york by levithefort

SELAMAT pagi saudara-saudari seiman. Semoga suasana mendung tidak membuat saudara-saudari menjadi malas dan tidak bersemangat.

Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita akan tantangan zaman. Yesus memberi peringatan agar kita selalu “waspada dan waspada”.

Apa sebabnya kita harus waspada? Tantangan zaman hari-hari ini membuat kita terlena dan bingung. Tantangan zaman membawa seseorang pada skeptis dan budaya instan. Perkembangan teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan menuntut suatu bukti bahwa Allah itu ada.

Orang skeptis adalah orang yang selalu ingin mencari tahu dan kebenaran. Ketika Allah tidak lagi bisa dibuktikan secara nyata, akhirnya orang jatuh pada budaya instan.

“Tuhan, saya sudah novena sembilan kali, doa rosario setiap hari, ekaristi setiap hari, tetapi mengapa saya tetap miskin?”.

Pernyataan seperti ini adalah pernyataan orang putus asa. Akhirnya, budaya instan dipakai untuk memperoleh apa yang diinginkan, seperti: mencuri, menipu, korupsi, bahkan membunuh. Sehingga tidak heran jika melihat “Gereja semakin sedikit, Lapas semakin penuh”.

“Mengapa engkau tidak dapat menilai zaman ini?”.

Sabda Yesus ini menggugah kita untuk semakin hati-hati dan peka atas perkembangan zaman. Semoga melalui ekaristi, doa rosario, novena, bukan memohon Tuhan mengubah hidup miskin menjadi kaya, tetapi agar Allah menguasai hidup kita. Agar, kita mampu peka dan memilah hal baik dan buruk dari perkembangan zaman.

Feel free untuk waspada dan hati-hati atas perkembangan zaman.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply