Renungan Harian, Senin: 28 Agustus 2017, Mat. 23:13-22

i berbagai bentuk media masa, kita mendapatkan aneka informasi mengenai orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan menimbulkan rasa kagum. Namun, banyak juga  orang-orang yang melakukan hal-hal buruk yang dikecam banyak orang.


Paulus menyatakan pujian atas kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan oleh umat Tesalonika dalam konteks pewartaan Injil. Sebagai seorang tokoh umat, Paulus mendoakan dan memohonkan berkat Allah untuk mereka, namun sebaliknya, Yesus mengecam perilaku dan cara hidup ahli-ahli Taurat dan kaum Farisi. Mereka, oleh kata dan perbuatannya, menyulitkan dan menghalangi orang masuk ke dalam Surga. Para pemimpin agama itu, hanya tahu mengajarkan, tetapi tidak mampu melaksanakan apa yang diajarkan. Kecaman-kecaman Yesus kepada mereka mencerminkan hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah, dan yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin umat.


Anda dan saya, yang telah mendengar pemberitaan Sabda Allah, apakah yang kita usahakan dalam hidup ini? Apakah kita membantu atau menghalangi orang masuk Surga? Santo Agustinus adalah model pribadi dan jiwa yang mengalami pertobatan diri yang menghantar dirinya dan banyak orang untuk menemukan kebenaran akan Allah.


Ya Allah, seturut teladan Santo Agustinus, berilah aku semangat pertobatan hingga beristirahat di dalam Dikau. Amin.


 Sumber: Ziarah Batin 2017


Kredit: Ilsutrasi (Ist)


 


 

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.