Yesus sembuhkan wanita yang sudah 12 tahun sakit pendarahan/Foto: Ilustrasi (Ist)

REKAN beriman yang terkasih, kasih Allah itu jangkauannya universal, tetapi sifatnya personal.Siapapun tak dapat lolos dari jangkauan kasih Allah itu. Namun, besar kecilnya rahmat kasih itu ditentukan oleh kualitas iman manusia. Pelajaran akan hal ini kita temukan dalam kisah mukjizat penyembuhan yang dialami oleh perempuan yang mengalami pendarahan selama 12 tahun.


Begitu banyak orang yang berdesak-desakan mengelilingi Yesus. Masing-masing orang tentu mengalami kesan yang berbeda-beda  dari kebersamaan itu. Ada yang sekadar mengagumi aspek intelektualitas Yesus, kata-kata-Nya yang berwibawa. Ada yang sekadar ingin melihat sosok Yesus yang popular. Ada pula yang ingin menyaksikan keajaiban-keajaiban yang dibuat Yesus atas orang-orang lain. Ada yang sekadar ingin memuaskan rasa penasarannya untuk melihat Yesus. Namun, ada pula yang datang karena iman. yaitu perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun tadi.


Kesembuhan yang dialarni oleh perempuan itu, hendak menunjukkan sekaligus menyadarkan kita semua bahwa kita perlu mendekati Yesus dengan iman. Pada zaman ini, ada begitu banyak orang yang mempelajari pengajaran-pengajaran Yesus, tetapi tidak mengimani-Nya. Mereka mengalami pencerahan dari segi intelektualitas dan kebijaksanaan. Namun, keselamatan tidak diraih dengan intelektualitas dan kebijaksanaan. I(eselamatan memeriukan iman. Sebab, keselamatan  dalam iman kekristenan berarti adanya relasi personal antara kita dengan Yesus.


Ya Allah, ciptakanlah daalam diriku kemampuan untuk selalu mendekatkan diri pada-Mu. Sebab, hanya ketika berada di dekat-Mu aku menemukan hidup. Amin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...