Renungan Harian, Selasa: 05 September 2017, Luk. 4: 31 – 37

Renungan Harian, Selasa: 05 September 2017, Luk. 4: 31 – 37

aya kekuatan Ilahi dalam Diri Yesus sungguh luar biasa; baik melalui kata maupun tindakan. Si iblispun mengakui Yesus sebagai yang kudus dari Allah. Si iblis takut dan terpental keluar ketika Yesus mengusirnya.Di manakah letak sumber kekuatan Yesus?Mengapa kita para pengikut-Nya tidak mampu melakukan itu semua?Apakah karena Dia manusia sekaligus Allah?Tapi bukankah kita juga memiliki unsur ilahi di dalam diri kita?Bukankah kita diciptakan sesuai dengan citra Allah? Ketika sang Pencipta menciptakan manusia pertama, Ia menghembuskan napas-Nya/Roh-Nya ke dalam diri manusia. Bukankah Yesus adalah pokok anggur dan kita adalah ranting-rantingnya?Lalu mengapa kata dan tindakan kita tidak sedahsyat Yesus?


Saudara-saudariku terkasih.Kesatuan Yesus dengan Bapa-Nya dalam kekuatan Roh Kudus menjadi kunci kewibawaan kata dan tindakan Yesus. Yesus membuka peluang kepada setiap orang untuk belajar kepada-Nya karena Ia lemah lembut dan rendah hati. Dia juga menjadi diri-Nya pokok anggur yang selalu mengalirkan rahmat untuk seluruh ranting dan cabang yang melekat erat padanya. Mari kita tinggal di dalam Yesus  dan Yesus tinggal di dalam hati kita masing-masing dengan cara berdoa dan membaca serta merenungkan Firman-Nya.


Ya Yesus Tuhanku, bimbinglah aku dengan rok-Mu agar aku tetap tekun dan setia menimba kekuatan dari-Mu sebagai sumber segala rahmat; sehingga akupun mampu mengikuti Dikau sebagai jalan, kebenaran, dan kehidupan.Amin.


Sumber: Ziarah Batin 2017


Kredit Foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: