Renungan Harian, Selasa: 03 Februari 2018, Mrk. 6:30-34

ETIAP orang pasti memiliki pergumulan dan membutuhkan penyelesaian. Tuhan senantiasa berkenan memberikan pertolongan, jika kita datang kepada-Nya. Raja Salomo, misalnya, mengakui bahwa kekuasaannya sebagai raja merupakan pemberian Tuhan. Salomo sadar bahwa dalam menjalankan tugasnya ia memerlukan kebijaksanaann. Oleh sebab itu, Salomo meminta hati yang penuh hikmat dalam menimbnang perkara. Allah pun mengabulkan permohonannya. Ia mendapatkan hikmat, sekaligus kekayaan, kemuliaan dan usia yang panjang. Setiap keputusan yang diambil Salomo pun harus sesuai dengan kehendak Allah.


Para rasul pun selalu berusaha melakukan kehendak Allah dalam menjalankan tugas perutusan yang mereka terima dari Tuhan. Mereka tak punya alasan untuk memegahkan diri. Mereka mewartkan karya dan ajaran yang mereka alami dan dengarkan dari Yesus.

Pada hari ini, kita mendengar bahwa Yesus mengajak para rasul menyingkur ke tempat yang sunyi untuk beristirahat. Beristirahat dapat dimaknai sebagai waktu yang baik untuk merefleksikan sebuah pelayanan dan sekaligus memohon kekuatan dari Tuhan, seperti yang dilakukan oleh Salomo. Menarik perhatian kita bawha meskipun beristirahat Yesus dan murid-murid-Nya tetap terbuka kepada pelayanan. Yesus tidak menghindar karena keletihan, namun sebaliknya, “tergeraklah hati-Nya oleh belas – kasihan.


Ya Allah, berilah aku hati yang penuh hikmat, agar aku mampu bertindak apa yang seharusnya aku lakukan sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.


Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: