Renungan Harian, Sabtu: 31 Maret, Yoh. 28: 1-10

Share Facebook Twitter Google+ LinkedIn StumbleUpon WhatsApp

ABDA Tuhan pada malam Paskah ini mengingatkan kita bahwa Tuhanlah yang menciptakan semesta alam dan segala isinya. Selain itu, Tuhan pun menyelamatkan kita dari perbudakan dosa yang membelenggu. Kita patut mendengarkan-Nya agar kita beroleh hidup dari kasih setia-Nya. Tuhan yang penuh belas kasih itu, senantiasa menawarkan kehidupan kepada kita . Kita akan diselamatkan berkat sengsara dan kebangkitan-Nya dari kematian.

Peristiwa kebangkitan Yesus memberikan makna yang sesungguhnya dari iman Kristiani. Tanpa peristiwa itu, sia-sialah iman kita, kata Santo Paulus. Kebangkitan-Nya memberi arti bahwa maut akan dikalahkan dan kuasa kehidupan dan kebenaran akan menang. Namun, apa artinya kebangkitan Tuhan tanpa pertobatan dan perubahan hidup dari orang-orang beriman. Kebangkita Tuhan seharusnya mendamaikan mereka yang bermusuhan, membetulkan relasi yang rusak, memperbaiki hidup yang berantakkan. Jika kehidupan dipenuhi kebencian dan cinta diri, peristiwa kebangkitan Tuhan seharusnya membangkitkan cinta kasih dan perdamaian.

Pertobatan adalah kebangkitan. Kita diajak bangkit bersama Tuhan. Pertobatan adalah pengampunan. Dan, pengampunan adalah pembebasan. Bebas untuk bangkit dan benar-benar hidup, untuk terus bertumbuh subur dalam kasih!

Kebangkitan-Mu membawa pengampunan dosaku, ya Yesus. Jangan biarkan aku terus terpuruk dalam sesal dan dosa. Bangkitkanlah aku untuk bertumbuh dalam kasih. Amin.

Sumber: Ziarah Batin

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: