Menjadi pelayan kebenaran/Ilustrasi (Ist)

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem, Yesus menjelaskan kepada para murid-Nya perihal penderitaan dan kematian-Nya. Tapi mereka tidak mengerti. Mereka hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, kuasa, dan jabatan. Mereka tidak peduli akan Yesus yang akan mati, berkorban tanpa memikirkan kuasa dan jabatan. Yesus menekankan misi kehadiran-Nya ke dalam dunia, yakni untuk melayani, bukan dilayani. DIa menghendaki semua murid-Nya berbuat demikian.


Rasul Petrus menjelaskan kematian Yesus seperti anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat, yang dipersembahkan oleh orang Israel ketika keluar dari perbudakan Mesir. Yesus mati sebagai korban cinta kasih-Nya bagi manusia. Korban Yesus itu berkenan kepada Bapa-Nya. Maka, Ia dibangkitkan dari antara orang mati.


Yesus mengajak kita hari ini untuk hidup saling mengasihi dan berkorban. Tiada cinta tanpa pengorbanan. Sebagaimana korban Yesus diterima Allah, korban kasih kita di dalam Yesus Kristus pun akan berkenan kepada Allah.


Tuhan Yesus, semoga aku sanggup mengamalkan kasih yang tulus ikhlas, sehingga nyatalah aku hidup dalam karya penebusan-Mu. Amin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...