Renungan Harian: Jumat, 29 Desember 2017, Luk. 2:22-35

Ilustrasi (Ist)

ETIAP orang tua mendapatkan anak dan setelah meeka dikaruniai anak, pada masa senja mereka juga memiliki harapan bahwa mereka akan menyaksikan cucu-cucunya bertumbuh dalam roh dan kebenaran. Seperti itulah gambaran hati Simon dan Hana pada masa tuanya. Mereka berdoa dan berharap untuk melihat dan menyaksikan Mesias sebelum beralih dari dunia ini. Simeon bersukacia karena apa yang dijanjikan Allah bagi Israel telah tergenapi dalam diri Yesus sebagai Mesias, Putra Allah. Simeon bersyukur, dan di masa tuanya dia berserah kepada Allah. Jiwanya tenteram dan damai sejahtera menyelimuti hidupnya.

Sementara itu Yosef dan Bunda Maria heran mendengarkan semua yang dikatakan Simeon. Bunda Maria menyimpan segala perkara dalam hati. Pujian terhadap Yesus oleh Simeon menambah sederet tanggung  jawab yang lebih besar untuk mendampingi Yesus sesuai maksud Allah sampai Yesus tampil di depan publik dan sampai selesai perjalanan-Nya di bumi.

Setiap orangtua dalam keluarga dipanggil untuk mendampingi anak-anak sampai dewasa dan mandiri. Keluarga merupakan Gereja kecil yang Tuhan percayakan untuk mendidik dan membesarkan tunas-tunas muda bagi Gereja, masyarakat, dan bangsa.

Semoga keluarga-keluarga diberkati Tuhan.

Ya Tuhan, ajarilah aku untuk merenungkan segala rencana-Mu dalam keluarga dan teristimewa dalam diri anak-anakku. Semoga aku mampu mendampingi anak-anak untuk bertumbuh sesuai kehendak-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2017, Penerbit OBOR Indonesia

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: