Renungan Adorasi: Selasa, 6 Januari 2015

penggandaan roti by call of hope 21Yoh. 4:7-10; Mzm. 72:2,3-4ab,7-8; Mrk. 6:34-44. .… Jawab-Nya: “Kamu harus memberi mereka makan!”… Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang […]

penggandaan roti by call of hope 2

1Yoh. 4:7-10; Mzm. 72:2,3-4ab,7-8; Mrk. 6:34-44.

.… Jawab-Nya: “Kamu harus memberi mereka makan!”… Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan. Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki….

SAUDARI-saudara, mari kita percaya bahwa tak satu pun dapat memuaskan kerinduan dan keinginan hati kita terdalam kecuali Allah saja. Percaya atau tidak, itulah kebenaran sejati.

Hari ini kita baca kisah yang benar tentang penggandaan lima roti dan dua ikan yang Yesus lakukan untuk memberi makan lebih dari lima ribu orang. Mujizat ini satu-satunya yang diulang dalam keempat Injil. Apa yang dapat kita renungkan?

Memberi makan lima ribu orang menunjukkan kemurahan hati Allah dan kebaikan-Nya kepada kita. Dalam mujizat penggandaan lima roti dan dua ikan kita melihat tanda dan simbol karya Allah. Allah memberi selalu dalam kelimpahan. Bahkan, ia memberikan lebih dari yang kita perlukan untuk diri kita sendiri sehingga kita bisa berbagi kepada sesama terutama mereka yang membutuhkan.

Dari kisah ini kita belajar bahwa Allah mengambil yang sedikit dari kota untuk dilipatgandakan demi kebaikan sesama. Maka mari kita percaya kepada Allah yang menyelenggarakam hidup kita dan dengan bebas berbagi milik kepada sesama terutama mereka yanf berkekurangan.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita percaya dan menyembah Yeaua yang adalah Rori Surgawi. Ia membuat hidup kita berbuah berlimpah. Ialah Roti Sejati dari surga yang memuaskan lapar kita.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau memuaskan kerinduan terdalam hati kami dan memuaskan kami dengan gandum terbaik. Penuhilah kami dengan berkatmu hingga kami dapat berbagi berkat bagi sesama kini dan selamanya. Amin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply