Renungan Adorasi: Rabu, 4 Februari 2015

yesus 2… Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka…. INJIL  hari ini menyampaikan kepada kita bahwa Yesus menghadapi cobaan saat pulang ke kampung halamanNya. Ia datang bukan sebagai anak tukang kayu melainkan sebagai seorang Rabbi Yahudi bersama para muridNya. Orang Nazareth melawan dan menolak Yesus serta tidak mau mendengarkan Dia. Itulah sebabnya Yesus bersabda, “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Karena ditolak, Yesus pun tidak bisa berbuat banyak. Pikiran mereka tertutup dan mereka pun percaya kepadaNya. Jika orang dikuasai rasa benci dan menolak untuk mengerti maka nereka pun tidak akan mampu melihat orang lain dengan baik selain membenarkan diri sendiri. Bahkan mereka tak akan mampu mengasihi dan menerima orang lain. Bagaimana kita memperlakukan orang lain yang tidak sepaham dengan kita? Mari kita mohon Roh Kudus kepada Yesus Kristus yang kita sembah dan imani dalam Adorasi Ekaristi Abadi. Ia akan membimbing kita untuk mengasihi dan menerimaNya dalam hidup kita. Semoga kita mengalami mujizatNya dengan menerima dan mengimani Dia. Tuhan Yesus Kristus, Engkau memenuhi kerinduan dan harapan kami. Roh KudusMu membawa rahmat, kebenaran, dan kebebasan serta hidup yang berkelimpahan. Kobarkan hati kami akan kasih dan kebenaranMu kini dan selamanya. Amin. Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

yesus 2

… Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka….

INJIL  hari ini menyampaikan kepada kita bahwa Yesus menghadapi cobaan saat pulang ke kampung halamanNya. Ia datang bukan sebagai anak tukang kayu melainkan sebagai seorang Rabbi Yahudi bersama para muridNya.

Orang Nazareth melawan dan menolak Yesus serta tidak mau mendengarkan Dia. Itulah sebabnya Yesus bersabda, “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.”

Karena ditolak, Yesus pun tidak bisa berbuat banyak. Pikiran mereka tertutup dan mereka pun percaya kepadaNya. Jika orang dikuasai rasa benci dan menolak untuk mengerti maka nereka pun tidak akan mampu melihat orang lain dengan baik selain membenarkan diri sendiri. Bahkan mereka tak akan mampu mengasihi dan menerima orang lain.

Bagaimana kita memperlakukan orang lain yang tidak sepaham dengan kita? Mari kita mohon Roh Kudus kepada Yesus Kristus yang kita sembah dan imani dalam Adorasi Ekaristi Abadi. Ia akan membimbing kita untuk mengasihi dan menerimaNya dalam hidup kita. Semoga kita mengalami mujizatNya dengan menerima dan mengimani Dia.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau memenuhi kerinduan dan harapan kami. Roh KudusMu membawa rahmat, kebenaran, dan kebebasan serta hidup yang berkelimpahan. Kobarkan hati kami akan kasih dan kebenaranMu kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply