Renungan Adorasi: Jumat, 19 Desember 2014

malaikan gabrielHARI  Biasa Khusus Adven Hak. 13:2-7,24-25a; Mzm. 71:3-4a,5-6ab,16-17; Luk. 1:5-25. … Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang […]

malaikan gabriel

HARI  Biasa Khusus Adven

Hak. 13:2-7,24-25a; Mzm. 71:3-4a,5-6ab,16-17; Luk. 1:5-25.

… Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya….

Injil hari ini menantang kita untuk percaya bahwa Allah akan menggenapi janji-Nya. Jika kita sungguh percaya kepada-Nya, Ia akan memberikan kita berkat melampaui harapan kita.

Namun kita harus mempersiapkan diri kita untuk diberkati. Dari pengalaman Zakaria, kita belajar bagaimana kita harus mempersiapkan diri menerima berkat-Nya. Malaikat Gabriel menempatkan Zakaria di hadapan Allah dengan membuatnya bisu. Ia menjadi bisu hingga hari kelahiran anaknya yang kemudian dipersembahkannya kepada Allah dengan nama seturut kehendak-Nya: Yohanes. Apa artinya ini bagi kita?

Bagiku, itu berarti bahwa ketika Allah menarik kita ke dalam kehadiran-Nya, Ia mengehendaki kita untuk tetap hening, tenang, teduh di hadirat-Nya hingga kita dapat mendengarkan suara-Nya dengan lebih jernih. Ia berbicara di dalam hati dan budi kita dalam keheningan-Nya. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyembah Kristus dan mempersiapkan diri kita untuk mendengarkan sabda-Nya dengan penuh perhatian dan dengan hati yang penuh kasih, iman dan keyakinan.

Tuhan Yesus Kristus, bantulah kami untuk mengasihi dan melayani sesama dengan penuh kasih. Semoga kasih-Mu menuntun kami dalam setiap relasi kami dan singkirkanlah semua rintangan yang menghalangi kami untuk mewujudkan damai-sejahtera dan harmoni, kini dan selamanya. Amin.

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
malaikan gabriel

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply