Relaxing in Christ

Ayat Bacaan: Mat 11:28
===================

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”


Tidak ada manusia yang tidak pernah dilanda kesusahan. Tidak ada manusia yang hidup selamanya tanpa masalah. Mungkin anda juga tengah merasakan hal2 yang memberatkan. Mungkin saat ini anda merasa takut dan kecewa, khawatir dengan pekerjaan anda, hubungan anda dengan keluarga sedang mencapai titik terendah, dan sebagainya. Anda mungkin juga tengah berpikir, mengapa anda menjadi orang yang paling malang di dunia ini. Batin terasa lelah, dan anda tidak punya teman yang siap membantu anda, setidaknya berbagi kegelisahan. Anda tidak sendirian, saya yakin ada banyak orang diberbagai belahan dunia ini yang sedang mengalami masa2 yang sama.

Anda mungkin tengah merasa sangat letih, pekerjaan menumpuk tanpa henti, tugas2 silih berganti menyerang anda, belum lagi yang satu selesai, dua tugas lagi telah datang. Anda kelabakan membagi waktu, dan rasanya ingin berteriak dan berharap datangnya “time out” agar anda bisa jeda sejenak dan kembali mengatur napas anda. Anda juga tidak sendiri. Pasti, ada banyak orang yang mengalami saat2 yang sama seperti anda.

Saya pernah mengalami kelelahan mental yang luar biasa. Ketika ibu saya sedang koma di rumah sakit, dan biaya2 pengobatannya sudah jauh melebihi kemampuan keluarga, pada suatu malam, beban itu sudah tidak mampu lagi saya tanggung. Saya ingat benar, saat itu pukul setengah empat pagi, dan saya sendirian di atas kasur, tidak bisa tidur meskipun mental sudah sangat lelah. Bahkan saat itu, untuk menangis pun saya sudah tidak bisa lagi. Saya yang waktu itu belum lahir baru, menutup mata, kehabisan akal, dan harapan, dan hati saya cuma berseru “Yesus….” berulang kali. Ya, saya saat itu tidak mampu lagi memanjatkan doa apapun karena semuanya terlalu berkecamuk didalam saya. Tiba2, ditengah mata terpejam itu,saya merasakan cahaya yang begitu terang, menyilaukan bahkan dalam keadaan mata tertutup sekalipun, dan cahaya itu terasa mengelilingi saya. Air mata mulai mengalir, dan saya menumpahkan segalanya, dalam lingkup cahaya itu selama kurang lebih setengah jam. Setelahnya? Seakan2 semua kelelahan itu ada yg ambil. itu pertama kali setelah 3 bulan mengalami keletihan mental dan fisik luar biasa, saya bisa tidur dengan nyenyak dan damai. Ini salah satu kesaksian yang saya alami sendiri, dan merupakan salah satu dari perkenalan pertama saya dengan Kristus.

Tuhan kita tahu persis bahwa anak2Nya pada satu saat pasti mengalami masa2 sulit. Ada banyak situasi di dalam hidup kita dimana kita akan merasakan kelelahan luar biasa dari berbagai sisi. Dan Ia menyediakan diriNya, untuk membebaskan semua beban itu. Satu hal yang Dia minta hanyalah agar kita datang padaNya. Setia dan berserah, percaya kepadaNya. Kita tidak perlu membuat list panjang mengenai masalah kita, kita tidak perlu merangkai kata atau puisi2 super indah untuk menyatakan permasalahan kita. Kita hanya perlu datang kepadaNya, dan Yesus Kristus, akan memberikan damai sejahtera sebenarnya, bukan seperti apa yang diberikan dunia. Dia memberikan kelegaan dan perlindungan bahkan di hari2 tersulit sekalipun.

Saya sendiri saat ini lagi sibuk2nya. Tapi saya memilih untuk terus menulis renungan ini setiap harinya. Kenapa? karena ketika saya menulis, saya sedang berada sangat dekat dengan Dia, dan saya merasa rileks karenanya. Saya sangat menikmati masa2 seperti ini. Jika anda selama ini relaksasi dengan lagu2 santai, atau dengan mencari suasana yang mendukung, kenapa tidak mencoba rileks dalam Kristus? Mari, teman2 yang sedang mengalami kelelahan, tutup mata anda dan datanglah padaNya. Nikmati saat2 teduh anda dengan Nya dan anda akan jauh lebih ringan setelahnya.

Anda tidak perlu memikul beban sendirian. Biarkan Yesus membebaskan anda dari beban berat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment