Rabu 27 Agustus 2014: Allah Telah Melawat Umatnya, Luk 7:11-17, St. Monika

stmonica

KETIKA Yesus berjumpa iring-iringan orang yang membawa usungan orang yang meninggal dunia,yaitu jenazah orang muda, yang diikuti ibunya yang menangis, hati-Nya sangat tegerak.

Ibu ini seorang janda miskin yang tak memiliki apa-apa selain anaknya yang baru saja meninggal. Dan tanpa puteranya, ibu ini sudah tidak punya harapan lagi, karena tidak ada yang membantu bekerja.

Yesus mendekati usungan dan menyentuhnya. Setelah para pengusung berhenti, maka Yesus berkata: ”Hai anak muda. Aku berkata kepadamu, bangkitlah”.

Memang sungguh menakjubkan. Anak muda itu pun bangkit. Dan Yesus menyerahkan anak itu kepada ibunya. Orang-orang yang ada di situ cuma kagum dan memuiakan Allah: “Seorang Nabi besar telah muncul di tengah kita. Allah telah melawat UmatNya.”

Tentu ibu ini sangat gembira dan semakin punya harapan lagi. Dan seruan Umat mengagumi Yesus masih tetap terjadi sampai sekarang “Allah telah melawat Umat-Nya”.

Santa Monika, Ibu Santo Agustinus, juga mengalami kesedihan yang sangat mendalam, karena putera satu-satunya yang menjadi harapan keluarga bukan mati badannya, tetapi telah mati jiwanya, karena ketika ia menjadi mahasiswa di Roma ia telah terjerumus dalam pergaulan bebas, kemaksiatan.

Namun Santa Monica ini setiap hari setia berdoa supaya anaknya kembali ke jalan yang benar dan suaminya yang belum menjadi pengikut Kristus supaya bertobat. Dan memang ketekunan seorang ibu yang mendoakan puteranya dan suaminya sampai meneteskan air matanya, dikabulkan oleh Tuhan.

Agustinus ternyata bukan hanya bertobat, tetapi ia dibimbing oleh Tuhan masuk ke dalam pendidikan calon imam sampai ia ditahbiskan menjadi imam. Pertobatan Agustinus ini ditulis dalam sebuah buku yang mengisahkan perjalanan hidup-nya yang gelap sampai ia menemukan jalan terang.

Ia juga menulis buku-buku rohani dan ajaran Gereja untuk melawan ajaran yang sesat pada waktu itu.

Akhirnya Agustinus diangkat menjadi Uskup. Inilah yang sangat membahagiakan ibunya. Hal ini membuktikan bahwa Tuhan tetap melawat Umat-Nya terutama disaat-saat kritis dalam kehidupan ini dan memperhatikan doa Umat yang tekun berdoa.

Ibu Monika digelar sebagai santa pelindung para ibu janda dan puteranya yang didoakan juga diangkat sebagai orang kudus, yang menyandang gelar Pujangga Gereja. Tanpa harus berdoa secara khusus, tetapi kalau kita mempercayakan hidup kita, Tuhan pasti akan memberi jalan keluar dari kesulitan kita.

Kredit foto: Santo Agustinus dan Santa Monika, ibunya. (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: