Ilustrasi by Journey with Jesus. (ist)

KETIKA karier kita naik, banyak orang akan memberi ucapan selamat dan sukses. Ketika anak kita dapat prestasi, entah kuliah atau kerja, kita akan mendapatkan ucapan proficiat atau sukses dari sahabat sahabat kita.

Keberhasilan akan membawa kebanggaan dan kegembiraan. Keberhasilan menjadi cita-cita semua orang.

Yesus, dalam bacaan Injil pada hari ini mengajak kita untuk memaknai arti berbuah, bukan berhasil. Barang siapa tinggal dalam Aku, ia akan berbuah.

Pertanyaan yang bisa kita renungkan adalah apa bedanya berhasil atau sukses dengan berbuah?

Sukses mengacu pada usaha yang menunjukkan prestasi dari dirinya sendiri. Kalau tidak hati-hati kita bisa menjadi pribadi yang sombong karena kesuksesan kita.

Berbuah adalah usaha atau prestasi yang diperoleh karena campur tangan Tuhan. Tanpa campur tangan Tuhan kita tdk bisa berbuat apa-apa.

Dalam Injil menggunakan istilah berbuah. Orang menghasilkan buah apa bila bersatu dan tinggal melekat erat dengan Sang Pokok Anggur, yakni Yesus.

Yesus menghendaki kita berbuah.

Semoga hidup dan usaha kita menghasilkan buah karena persatuan kita dengan Kristus.

Seluruh usaha dan karya anda akan menghasilkan buah berlimpah karena persatuan anda dengan Sang Pokok Anggur sejati. Tuhan melimpahkan berkat-Nya untuk [email protected]

Romo Andrianus Maradiyo Pr Imam diosesan KAS asal Paroki St. Stanislaus Girisonta, sekarang berpastoral di Paroki St. Perawan Maria Bunda Kristus Wedi – Klaten.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.