Para frater SMM mengajar calon penerima Sakramen Krisma. (Ist)

ORANG-orang muda yang ikut JLM (Jejak Langkah Misioner) berkisah dengan bangga. Mereka melintasi pulau, mengarungi riam-riam sungai, menembus hutan, melewati jalan berbukit dan berbatu. Mereka menuju stasi-stasi pedalaman di Botong, Balai Berkuak. Mereka menjumpai umat di Tanjung Kalimantan. Ada yang bahkan berani menuju Papua.

Mereka berbagi dengan anak-anak,remaja dan OMK. Belajar menyanyi, bermain, mendampingi lektor, berlatih memimpin doa dll. Semangat mereka luar biasa.

Dalam Injil Yesus memberi perintah kepada murid-muridNya, “Pergilah jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.”

Walaupun orang-orang muda itu tidak membaptis dengan air seperti pastor-pastor tetapi mereka membaptis dengan pelayanan mereka kepada orang lain. Kita semua bisa memberikan pelayanan atas nama Tuhan. Dengan melayani, menyumbangkan kebaikan hidup kita, mau berbagi sukacita, kita juga sudah menebarkan rahmat baptisan. Kita semua adalah anak Allah, bukan budak atau tamu Allah.

Kita tunjukkan kebaikan Allah karena seorang anak pasti hidup seturut ajaran dan teladan bapanya. Bapa kita adalah Allah yang mahakasih, maka kitapun juga diajak saling mengasihi. Besuk kita kumpul di dalam perjamuanNya sebagai anak-anak yang duduk semeja perjamuan dengan Yesus Putera-Nya yang tunggal.

Selamat merenung sampai jumpa besuk pagi. Berkah Dalem.

Romo A. Joko Purwanto Pr Imam diosesan KAS yang pernah berkarya di Keuskupan Ketapang, Kalbar.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.