Pribadi yang Bertumbuh

menjadi dewasaSEBAGAI manusia kita akan selalu bertumbuh, fisik kita akan terus bertumbuh dan kemudian selanjutnya akan menua. Namun, bagaimana dengan kepribadian kita? Tuhan menciptakan manusia dengan keunikannya masing-masing, Dia menciptakan kita sebagai pribadi-pribadi yang berbeda satu sama lain. Menjadi pribadi yang bertumbuh merupakan salah satu proses yang harus kita alami dalam hidup kita agar kita bisa menjadi manusia yang lebih bermanfaat dan berguna untuk diri kita sendiri dan orang-orang di sekeliling kita. Proses bertumbuh diawali dengan kita mengetahui dan sadar apa yang baik dalam diri kita. Setelah kita mengetahuinya, kita mengembangkan hal-hal baik dalam diri kita tersebut agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Selain mengetahui kebaikan dalam diri masing-masing, kita juga harus tahu hal-hal apa saja dalam diri kita yang musti dibenahi. Kelemahan diri mungkin tidak bisa kita hilangkan begitu saja, namun kita dapat menggunakan kelebihan diri kita untuk membentengi kelemahan tersebut. Selanjutnya, dalam proses bertumbuh kita juga harus menetapkan target atau tujuan yang hendak dicapai dalam hidup dan membuat jalan untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam menjalani proses ini kita pasti akan menemukan trial & error. Trial memiliki arti mencoba dan error artinya salah. Sebaiknya kita mengganti kata “mencoba” dengan “lakukan” untuk menstimulasi pikiran kita agar dapat melakukan sesuatu hal, meskipun hanya mencoba, dengan semaksimal mungkin. Setelah berbenah dengan faktor internal, maka dalam proses bertumbuh juga harus mengandalkan Tuhan. Karena kita adalah makhluk yang lemah, maka kita bergantung pada Tuhan. Hanya Tuhan lah yang dapat membuat semuanya menjadi mungkin. Saat belajar mengenai “Pribadi yang Bertumbuh” ada suatu film menarik yang dapat memberikan inspirasi bagi kita untuk mau terus berkarya meskipun kita hidup di dalam suatu keterbatasan. Film berjudul Soul Surfer mengisahkan tentang seorang remaja perempuan yang memiliki impian untuk menjadi peselancar professional. Di tengah puncak hidupnya, ia menghadapi sebuah masalah yang tidak pernah ia bayangkan, tangan kirinya putus karena digigit oleh ikan hiu di laut. Ia menjadi putus asa dan tidak bisa mengerti apa hikmah dari kejadian yang dialaminya itu. Film ini memberikan suatu pesan yang sangat menarik bagi saya, yaitu bahwa rencana Tuhan terkadang tidak dapat kita pahami dalam waktu yang singkat, butuh waktu lama untuk dapat memahaminya dan menyadari apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Sama seperti bertumbuh, saat kita melewati proses ini, kita tidak bisa serta merta menjadi pribadi yang baik, yang Tuhan kehendaki, dalam waktu yang singkat. Dalam bertumbuh kita juga belajar memahami kehendak Tuhan agar selanjutnya kita dapat hidup dengan baik dan menghasilkan buah bagi sesama. Suatu karya muncul karena keterbatasan, contohnya saja, pada masa lampau sangatlah susah sekali untuk berkomunikasi dengan seseorang yang berada jauh dari kita. Komunikasi hanya terbatas dengan menggunakan surat, namun dari keterbatasan itu, sekarang muncul lah suatu karya yang dapat membuat orang-orang berkomunikasi dengan lancar meskipun dipisahkan dengan jarak yang sangat jauh. Itulah makna keterbatasan bagi saya, yaitu sesuatu yang bisa membuat kita berkarya bukan hanya untuk kesejahteraan diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. Dari ulasan di atas, dapat ditarik 3 hal penting dari proses bertumbuh. Pertama, yaitu tantangan, dalam bertumbuh kita pasti akan melewati berbagai tantangan. Kedua, adalah melampaui kelemahan, kita harus dapat melewati batas kita agar dapat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Terakhir, menyalurkan berkat Tuhan kepada orang lain melalui tangan-tangan kita. Tantangan dari proses bertumbuh adalah melampaui kelemahan kita, dari melampaui kelemahan itu kita dapat menghasilkan buah dan menyalurkan berkat Tuhan yang telah kita terima kepada orang lain. Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

menjadi dewasa

SEBAGAI manusia kita akan selalu bertumbuh, fisik kita akan terus bertumbuh dan kemudian selanjutnya akan menua. Namun, bagaimana dengan kepribadian kita?
Tuhan menciptakan manusia dengan keunikannya masing-masing, Dia menciptakan kita sebagai pribadi-pribadi yang berbeda satu sama lain. Menjadi pribadi yang bertumbuh merupakan salah satu proses yang harus kita alami dalam hidup kita agar kita bisa menjadi manusia yang lebih bermanfaat dan berguna untuk diri kita sendiri dan orang-orang di sekeliling kita.

Proses bertumbuh diawali dengan kita mengetahui dan sadar apa yang baik dalam diri kita. Setelah kita mengetahuinya, kita mengembangkan hal-hal baik dalam diri kita tersebut agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Selain mengetahui kebaikan dalam diri masing-masing, kita juga harus tahu hal-hal apa saja dalam diri kita yang musti dibenahi.

Kelemahan diri mungkin tidak bisa kita hilangkan begitu saja, namun kita dapat menggunakan kelebihan diri kita untuk membentengi kelemahan tersebut. Selanjutnya, dalam proses bertumbuh kita juga harus menetapkan target atau tujuan yang hendak dicapai dalam hidup dan membuat jalan untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam menjalani proses ini kita pasti akan menemukan trial & error.

Trial memiliki arti mencoba dan error artinya salah. Sebaiknya kita mengganti kata “mencoba” dengan “lakukan” untuk menstimulasi pikiran kita agar dapat melakukan sesuatu hal, meskipun hanya mencoba, dengan semaksimal mungkin.

Setelah berbenah dengan faktor internal, maka dalam proses bertumbuh juga harus mengandalkan Tuhan. Karena kita adalah makhluk yang lemah, maka kita bergantung pada Tuhan. Hanya Tuhan lah yang dapat membuat semuanya menjadi mungkin. Saat belajar mengenai “Pribadi yang Bertumbuh” ada suatu film menarik yang dapat memberikan inspirasi bagi kita untuk mau terus berkarya meskipun kita hidup di dalam suatu keterbatasan.

Film berjudul Soul Surfer mengisahkan tentang seorang remaja perempuan yang memiliki impian untuk menjadi peselancar professional. Di tengah puncak hidupnya, ia menghadapi sebuah masalah yang tidak pernah ia bayangkan, tangan kirinya putus karena digigit oleh ikan hiu di laut. Ia menjadi putus asa dan tidak bisa mengerti apa hikmah dari kejadian yang dialaminya itu.

Film ini memberikan suatu pesan yang sangat menarik bagi saya, yaitu bahwa rencana Tuhan terkadang tidak dapat kita pahami dalam waktu yang singkat, butuh waktu lama untuk dapat memahaminya dan menyadari apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Sama seperti bertumbuh, saat kita melewati proses ini, kita tidak bisa serta merta menjadi pribadi yang baik, yang Tuhan kehendaki, dalam waktu yang singkat. Dalam bertumbuh kita juga belajar memahami kehendak Tuhan agar selanjutnya kita dapat hidup dengan baik dan menghasilkan buah bagi sesama.

Suatu karya muncul karena keterbatasan, contohnya saja, pada masa lampau sangatlah susah sekali untuk berkomunikasi dengan seseorang yang berada jauh dari kita. Komunikasi hanya terbatas dengan menggunakan surat, namun dari keterbatasan itu, sekarang muncul lah suatu karya yang dapat membuat orang-orang berkomunikasi dengan lancar meskipun dipisahkan dengan jarak yang sangat jauh. Itulah makna keterbatasan bagi saya, yaitu sesuatu yang bisa membuat kita berkarya bukan hanya untuk kesejahteraan diri sendiri, tapi juga untuk orang lain.

Dari ulasan di atas, dapat ditarik 3 hal penting dari proses bertumbuh. Pertama, yaitu tantangan, dalam bertumbuh kita pasti akan melewati berbagai tantangan. Kedua, adalah melampaui kelemahan, kita harus dapat melewati batas kita agar dapat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Terakhir, menyalurkan berkat Tuhan kepada orang lain melalui tangan-tangan kita. Tantangan dari proses bertumbuh adalah melampaui kelemahan kita, dari melampaui kelemahan itu kita dapat menghasilkan buah dan menyalurkan berkat Tuhan yang telah kita terima kepada orang lain.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply