Presiden Dewan Kepausan untuk Ekumene: Berita Penyatuan Protestan-Katolik tak Benar

Pope-Francis-and-Ecumenical-Patriarch-Barthlomew-e1401659570292

MENYITIR ramainya pemberitaan tentang isu penyatuan kembali umat kristen protestan dan umat katolik di bawah kepimpinan Paus sebagaimana muncul di website Real New Right Now, Ketua Dewan Kepausan untuk Persatuan Umat Kristiani (Ekumene) Kardinal Kurt Koch malah bereaksi terkekut dan geleng-geleng kepala keheranan. Demikian isi email singkat yang disampaikan Pater Markus Solo SVD, imam asli Flores, NTT, yang kini duduk sebagai Sekretaris Ketua Dewan Kepausan untuk Hubungan Antar Agama Kardinal Jean-Louis Tauran, saat menjawab isu santernya pemberitaan tentang penyatuan kembali Protestan-Katolik yang kini tengah ramai di medsos.

Pater Markus Solo SVD kini tinggal di Roma dan sebagai seorang SVD dia terinkardinasi dengan Provinsi SVD Austria. “Setiba di kantor, saya langsung mencari dan bertemu Eminence Kardinal Kurt Koch, Presiden Dewan Kepausan untuk Persatuan Umat Kristiani (Ekumene). Beliau menyambut saya. Kami bicara 15 menit. Saya jelaskan maksud kedatangan saya, sambil menyodorkan artikel yang dipublikasi di situs Real News Right Now itu,” tulisnya dalam sebuah email di kelompok jaringan milis katolik.

Membaca judulnya, lanjut Pater Markus, maka Sang Kardinal pun bingung. Selanjutnya, sambung Romo Markus Solo SVD, membaca alinea-alinea pertama yang menyebut nama-nama besar dari pihak Protestan, beliau lebih heran lagi.

“Mereka-mereka itu sudah menjadi mitra kerja beliau sejak bertahun-tahun,” demikian tulis Romo Markus Solo.

“Tapi berita kehadiran mereka di Vatikan dan perjumpaan mereka dengan Paus Fransiskus yang disinyalir awal Juli kemarin, malah Kardinal Koch sendiri tidak tahu. Padahal beliau sebagai Petinggi Kantor di Vatikan yang menangani isu Ekumene, seharusnya tahu dan hadir di dalam meeting penting itu,” tandas Romo Markus dalam pembicaraannya dengan Kardinal Koch.“Setelah beberapa saat, saya menyela Kardinal yang sedang lanjut membaca sambil menggeleng-geleng kepala, dan bertanya sekali lagi tentang keabsahan berita itu,” lanjutnya.

pope ekumenis
Paus dan Pemimpin Gereja Orthodoks Patriark dalam sebuah acara eukemenis. (Ilustrasi/Ist)

Lalu Sang Kardinal pun menjawab: “Saya sendiri tidak tahu menahu, tidak pernah dengar”.

Beliau berpesan: Katakanlah kepada mereka yang bertanya: “Kami tidak tahu”.

Kardinal kelahiran Swiss wilayah berbahasa Jerman itu lebih suka bicara bahasa Jerman dengan Romo Markus Solo SVD setiak kali mereka bertemu dan bertegur sapa. “Saya lalu pamit. Beliau meminta menyimpan artikel tadi,” tukas Romo Markus Solo SVD mengakhiri tulisan singkat melalui email.

Menurut Romo Markus, situs tersebut lebih merupakan sebuah blog pribadi yang tidak akurat dan sudah banyak keluhan mengenai isi ‘pemberitaan’nya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: