Perubahan itu Mungkin dan Perlu (2)

(sambungan)Menjadi ciptaan baru? Ya, tepat seperti itulah bunyinya. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17). Firman Tuhan jelas menyatakan…

(sambungan)

Menjadi ciptaan baru? Ya, tepat seperti itulah bunyinya. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17). Firman Tuhan jelas menyatakan bahwa di dalam Kristus kita bukan lagi sosok yang lama. Ada anugerah untuk mengalami perubahan dari manusia lama menjadi ciptaan baru, the whole new person, new creation. Dan itu terjadi secara otomatis ketika kita menerima Kristus secara sungguh-sungguh dalam hidup kita. Sebagai ciptaan baru, itu artinya kita bisa mengalami perubahan secara menyeluruh atau bahkan radikal alias sampai ke akar-akarnya.

Ada banyak contoh di dalam Alkitab yang mengalami transformasi diri, seperti Petrus, Matius, atau yang paling jelas adalah lewat Paulus sendiri, sang penyampai pesan. Paulus dahulu dikenal sebagai orang yang sangat kejam, bak teroris, ia dengan kejam membantai orang percaya. Dia tidak segan-segan menyiksa atau membunuh orang yang tidak sejalan dengannya. Kita bisa melihat catatan kekejaman Paulus yang waktu itu masih bernama Saulus dalam Kisah Para Rasul 8. Tetapi perhatikanlah pasal selanjutnya. Melalui perjumpaan dengan Yesus, Paulus pun mengalami transformasi diri. Ia berubah menjadi ciptaan yang benar-benar baru dalam waktu yang relatif sangat singkat.

Dan selanjutnya kita pun mengenal Paulus sebagai sosok yang sangat berani dalam menjalankan panggilannya untuk mewartakan Injil sejauh yang ia mampu tempuh dalam rentang masa hidupnya yang masih tersisa. Ia pergi menjalankan itu kemanapun bahkan hingga ke Asia kecil. Dia tidak mempedulikan resiko atau bahaya yang mengancam nyawanya. Dan lihatlah bagaimana luar biasanya Paulus mewarnai Perjanjian Baru lewat surat-suratnya. Bukankah itu sebuah bukti perubahan yang sangat nyata, yang jelas-jelas terjadi hanya dalam waktu singkat? Secara manusiawi itu tidak mungkin, tetapi bagi Tuhan segalanya bisa terjadi. Jika Tuhan menjanjikan sebuah perubahan kepada kita, bukan lagi ciptaan lama melainkan ciptaan baru, itu telah Dia berikan di dalam Kristus. Artinya, kemampuan untuk berubah bukanlah sebuah utopia semata. Paulus sendiri sudah membuktikan hal tersebut secara nyata.

Setelah perubahan menjadi ciptaan baru kita peroleh, apa yang penting kita lakukan adalah menjaga diri kita agar jangan kembali terjerumus ke dalam kebiasaan, sifat atau kelakuan buruk kita di masa lalu. Dalam surat kepada jemaat Kolose Paulus berpesan: “Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.” (Kolose 3:9-10). Kita harus bisa menjaga segala perubahan kita sebagai ciptaan yang baru agar tidak sia-sia dengan kembali tercemar dengan kebiasaan dan perbuatan buruk kita di masa lalu. Ini sangat penting agar kita bisa berproses terus menerus menjadi lebih baik dan semakin mendapatkan gambar Tuhan yang benar, bukan sebaliknya kembali kepada keburukan, menjadi semakin menjauh dari gambaran Tuhan malah semakin sesat.

Anda bisa beranggapan bagaimana mungkin sesuatu yang sudah mendarah daging, pola pikir yang sudah terbiasa negatif sejak kecil, berbagai kebiasaan buruk yang sudah berakar dan sebagainya bisa diubah. Secara logika mungkin sulit diterima, dan untuk dilakukan pun mungkin tidak mudah. Tetapi percayalah, semua itu mungkin. Tuhan sudah memberikannya di dalam Kristus. Paulus sudah membuktikannya, tokoh-tokoh lain sudah membuktikannya, dan saya sendiri sudah membuktikan pula bahwa itu bisa. Perubahan itu mungkin terjadi, dan sangat perlu terjadi. Dalam Kristus kita bukan lagi ciptaan lama melainkan sudah menjadi ciptaan baru yang bisa terus berproses untuk semakin mendekati gambaranNya. We are the whole new creation, and we can keep walking towards the process of being more and more like Him.

Perubahan itu perlu, dan Tuhan telah memberikannya di dalam Kristus

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply