Pertobatan dan Penyembuhan

yesus menyembuhkan orang sakitSabtu, 25 Oktober 2014 Ef 4:7-16; Mzm 122:1-5; Luk 13:1-9 “Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!” YESUS  menyampaikan kepada kita dua hal untuk mengajarkan tentang dosa dan penghakiman kepada para pendengar-Nya, orang-orang Yahudi. Sebagaimana orang-orang Yahudi, […]

yesus menyembuhkan orang sakit

Sabtu, 25 Oktober 2014
Ef 4:7-16; Mzm 122:1-5; Luk 13:1-9

“Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!”

YESUS  menyampaikan kepada kita dua hal untuk mengajarkan tentang dosa dan penghakiman kepada para pendengar-Nya, orang-orang Yahudi. Sebagaimana orang-orang Yahudi, kita sering menganggap musibah dan bencana sebagai akibat dosa.

Yesus mengingatkan kita bahwa saat bertobat dan pengampunan sudah dekat. Yesus memberikan peringatan yang jelas. Kita harus bertanggungjawab atas sikap, tindakan dan pilihan-plihan moral dan menyingkirkan hal-hal yang membawa kita pada kecenderungan dosa yang mematikan sebelum itu semua menghancurkan hati, pikiran, jiwa dan tubuh kita juga.

Laksana kanker, kebebalan dan ketidakmauan bertobat menghancurkan kita dari dalam. Kita harus mohon ampun kepada Allah dan mohon rahmat penyembuhan, sebab dosa membawa kita pada kematian rohani yang jauh lebih buruk dari kehancuran fisik.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita mohon kepada Yesus Kristus untuk memurnikan dan membersihkan kita dari segala dosa. Kita mencoba bertumbuh dalam kekudusan dan kebenaran. Di dalamnya, kita mengalami kesabaran dan belaskasihan-Nya.

Tuhan Yesus Kristus, dalam belas kasih-Mu, berilah kami rahmat dan saat untuk bertobat dari dosa-dosa kami, saat ini juga. Semoga kami kian lapar dan haus akan Dikau, sehingga kami bertumbuh dalam kebenaran dan kekudusan, kini dan selamanya. Amin.

Wisma Fransiskus Muntilan

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply