USAI berlangsung perayaan ekaristi syukur di Kapel St. Albertus Magnus, acara berlanjut dengan seremoni pemberkatan fasilitas perpustakaan dan Gedung Yustinus Lantai 13 yang keduanya terletak di Kampus Semanggi, Jl. Sudirman Kav.51, Jakarta Selatan.

Kemudian acara resmi umum dimulai di Aula B, Gedung Karol Wojtyla. Di aula bersejarah dimana Santo Paulus Yohanes Paulus pernah hadir, para undangan terdiri dari pejabat Yayasan dan Unika Atma Jaya, beberapa mantan rektor, Warga Utama Atma Jaya, karyawan dan undangan luar berbaur. Pejabat publik yang turut hadir adalah Dirjen Dikti Prof. Ir. Djoko Santosa, dan Koordinator Kopertis Wilayah 3, Prof. Dr. Ilza Mayuni.

Pembelajaran unggul dan berkualitas
“Secara khusus saya ingin mengapresiasi pemugaran Museum Anatomi dan Perpustakaan Pusat karena keduanya merupakan kebanggaan civitas academica Atma Jaya,” demikian sambutan Rektor Unika Atma Jaya Prof. Lanny Pandjaitan.

Selain sebagai salah satu museum sejenis yang terlengkap di Indonesia, Museum Anatomi Atma Jaya merupakan museum pertama milik perguruan tinggi yang dibuka untuk umum. Universitas Indonesia juga memiliki museum anatomi, tetapi masih terbatas hanya untuk para civitas academica-nya saja.

Atma Jaya 2

Rektor Unika Atma Jaya Jakarta Prof. Lanny Panjaitan (paling kanan baju biru) menemani para undangan mengunjungi fasilltas perpustakaan yang baru. (Sesawi.Net/Royani Lim)

Super library
Perpustakaan Pusat Atma Jaya baru ini secara populer berjuluk ‘super library, lantaran memuat tiga perpustakaan sekaligus dalam satu gedung. Selain itu, juga dikenal sebagai perpustakaan yang memiliki koleksi sangat lengkap, tidak hanya buku tetapi juga dalam bentuk media lainnya.

Perpustakaan tiga lantai yang mengakomodir kebutuhan generasi Y ini tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga ruang berinteraksi bagi mahasiswa untuk berdiskusi ataupun berkreasi. Bahkan tersedia ‘common room’ yang bisa digunakan untuk ‘ribut’ bermain tanpa mengganggu pembaca.

Atma Jaya perpustakaan4

Ruang baca yang longgar: Inilah fasilitas ruang baca di perpustakaan yang baru di Kampus Unika Atma Jaya Jakarta; diresmikan hari Jumat tanggal 16 Mei 2014. (Sesawi.Net/Royani Lim)

“Pemugaran ini merupakan bagian dari komitmen Atma Jaya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang unggul dan berkualitas, untuk menghasilkan lulusan yang terpercaya kualitasnya,” kata Prof. Lanny Pandjaitan menutup kata sambutannya, sembari berpesan agar seluruh civitas academica bekerjasama dalam merawat dan menjaga seluruh fasilitas baru tersebut.

Atma Jaya

Gunting pita peresmian: Bapak Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo bersama Dirjen Dikti Depdiknas Prof. Djoko Santosa meresmikan fasilitas perpustakaan yang baru di Kampus Unika Atmaja Jaya Jakarta (Sesawi.Net/Royani Lim)

Atma Jaya 3

Lorong loker: Demi keamanan dan keamanan disediakan banyak loker untuk penyimpanan barang-barang pribadi mahasiswa sebelum memasuki perpustakaan dan ruang baca. (Sesawi.Net/Royani Lim)

 

Tautan: Unika Atma Jaya Jakarta Menuju Yang Transenden (1)

 

 

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.