Permintaan tebusan untuk pembebasan pastor Katolik yang diculik di Kongo

cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (35)

Pada hari Minggu Paskah, Pastor Celestin Ngango di Republik Demokratik Kongo telah diculik dan untuk pembebasannya para penculik meminta uang tebusan, demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Konferensi Waligereja Nasional Kongo (CENCO) 3 April 2018. Dilaporkan bahwa para penculik imam itu telah menghubungi Paroki Santo Paulus di Karambi dan menuntut uang setara dengan 500.000 dolar AS untuk pembebasannya. Namun para pejabat Gereja belum mengungkapkan apakah tebusan akan dibayarkan atau tidak.

Pastor Ngango dipaksa untuk keluar dari mobilnya dan dibawa ke hutan oleh orang-orang bersenjata pada hari Minggu tidak lama setelah merayakan Misa Paskah di parokinya di Keuskupan Goma, Provinsi Kivu Utara, demikian laporan Linda Bordoni dari Vatican News.

Dalam 23 tahun terakhir, ketegangan meningkat di Provinsi Kivu Utara dan Provinsi Kive Selatan. Bahkan akhir-akhir ini terlihat ledakan kekerasan di antara kelompok-kelompok milisi yang sering memeras uang dari warga sipil atau saling berperang untuk menguasai sumber daya mineral. Pada akhir Maret, sepuluh orang tewas dalam serangan di daerah Kivu Utara yang dilakukan oleh aliansi milisi. Akibatnya, kehadiran tentara di sana meningkat.

Imam lain, Pastor Robert Masinda, diculik di Kivu Utara bulan Januari tahun ini bersama lima orang lainnya. Semuanya dibebaskan dua hari kemudian. Tiga pastor dari Ordo Asumsionis, yakni Pastor Jean-Pierre Ndulani, Pastor Edmond Kisughi dan Pastor Anselme Wasukundi, ditangkap di sana bulan Oktober 2012, dan rekan imam mereka Pastor Jean-Pierre Akilimali dan Pastor Charles Kipasa diculik bulan Juli tahun lalu. CENCO mengatakan belum ada kabar dari mereka sejak saat itu.(pcp)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply