21 Juli - RmT

“Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.” (Mat 12, 46)

HARI-HARI ini jalanan masih dipadati dengan kendaraan roda empat atau roda dua. Banyak ruas jalan dikabarkan padat merayap atau macet sama sekali. Beberapa mobil dan motor sempat mengalami kecelakaan, sehingga beberapa orang terluka atau meninggal. Banyak orang kembali ke kampung halaman untuk berjumpa dengan orang tua dan saudara-saudarinya. Mereka berjumpa dengan ayah, ibu, kakak dan adik serta saudara lain.

Perjumpaan dengan ayah, ibu dan saudara membutuhkan niat atau kehendak kuat untuk mengalahkan rasa enggan berlama-lama dalam perjalanan; juga membutuhkan kesabaran untuk antre membeli tiket dan kecekatan untuk memesannya. Banyak orang rela mengeluarkan sekian banyak uang untuk menyewa kendaraan, membeli oleh-oleh, membayar sopir demi suatu perjumpaan dengan orang tua dan sanak saudara. Sementara orang harus berhenti di tengah perjalanan, karena kemacetan yang luar biasa, kecelakaan atau kendaraan mogok.

Perjumpaan dengan ayah, ibu dan saudara betapa mahal harganya dan membutuhkan kehendak kuat serta perjuangan dalam menghadapi berbagai kendala yang ada. Selanjutnya, apa arti perjumpaan dengan ayah, ibu dan sanak saudara yang selama ini terjadi? Rasanya tidak mudah untuk merumuskannya. Pengalaman setiap orang tentu berbeda-beda. Di satu pihak, perjumpaan dengan mereka sungguh melelahkan, menguras tenaga, kekuatan dan biaya.

Ibu dan saudara Yesus pun ingin berjumpa dengan-Nya. Mereka harus menunggu di luar. Tidak disebutkan berapa lama mereka harus menunggu dan tidak disebutkan juga apakah mereka akhirnya berjumpa.

Di lain pihak, perjumpaan tersebut membawa kegembiraan dan sukacita, menciptakan kehangatan dalam relasi, mempererat persaudaraan dan memupuk kerukunan dalam sebuah keluarga. Banyak orang mengirimkan wajah-wajah suka cita dan gembira dalam jejaring sosial: suka cita saat berjumpa, makan bersama, bermain ke berbagai obyek wisata bersama. Perjumpaan yang mampu melepas kerinduan selama satu tahun.

Apakah arti perjumpaanku dengan ayah, ibu dan saudaraku?

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.