Percik Firman: Pekerja di Kebun Anggur Tuhan


Rabu, 18 Oktober 2017


Pesta Santo Lukas (Penulis Injil)
Bacaan : Lukas 10:1-9


“Kata-Nya kepada mereka: ‘Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Luk 10:2)


Saudari/a ku ytk.,


SANTO Yohanes Paulus II pernah mengatakan, “Doa menciptakan imam, dan imam menciptakan lewat doa”. Dalam perjalanan sejarah Gereja, kita tahu bahwa benih-benih panggilan dapat tumbuh subur karena peranan banyak orang yang peduli pada para (calon) imam, baik secara pribadi atau kelompok. Salah satunya mereka yang mendoakan Doa Senakel. Di beberapa tempat banyak umat yang rutin berdoa untuk tumbuh suburnya benih panggilan menjadi imam.


Berkat doa-doa umat, selalu ada ‘pekerja di kebun anggur Tuhan’. Setiap tahun selalu ada tahbisan imam. Demikian juga seorang imam memohonkan rahmat Allah bagi umat dengan berdoa, pelayanan sakramen-sakramen, dsb. Maka, betullah yang diungkapkan Paus Yohanes Paulus II tadi. Hal ini sesuai dengan sabda Tuhan Yesus pada pesta Santo Lukas hari ini: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”


Santo Lukas adalah seorang dokter atau tabib. Ia seorang yang lembut dan baik hati. Ia mengenal Kristus melalui pewartaan Rasul Paulus. Setelah menjadi seorang Kristen, ia pergi menyertai Paulus ke berbagai tempat. Lukas merupakan seorang penolong yang banyak membantu Rasul Paulus dalam mewartakan iman. Kitab Suci menyebut Lukas sebagai “Tabib Lukas yang kekasih.” Gereja mengangkat Santo Lukas menjadi pelindung para dokter.


Mengingat latar belakang hidupnya sebagai seorang dokter atau tabib, dibandingkan para penulis injil yang lain, Santo Lukas lebih banyak mengisahkan karya penyembuhan yang dilakukan Tuhan Yesus selama hidup-Nya. Ada aneka macam mukjijat penyembuhan yang diwartakannya. Dari data yang saya temukan, ada 14 mukjijat penyembuhan yang dilakukan Yesus yang ada dalam Injil Lukas dari bab 4 sampai bab 22. Artinya, sejak awal mulai berkarya sampai dengan mau wafat di kayu salib, Yesus menyembuhkan orang.


Bayangkan, betapa Santo Lukas jeli mewartakan bahwa di saat-saat genting mau ditangkap, Yesus pun tetap menyembuhkan Malkhus yang dipotong telinganya oleh salah satu murid Yesus. Itulah passion dari Santo Lukas sang Tabib. Berikut ini 14 daftar karya penyembuhan yang dilakukan Tuhan Yesus yang diwartakan Santo Lukas dalam injilnya: Yesus menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan orang-orang lain (Lukas 4:38-41); Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (Lukas 5:12-16); Yesus menyembuhkan orang lumpuh (Lukas 5:17-26); Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat (Lukas 6:6-11); Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum (Lukas 7:1-10); Yesus membangkitkan anak muda di Nain (Lukas 7:11-17); Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa (Lukas 8:26-39); Yesus  menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan (Lukas 8:40-56); Yesus mengusir roh dari seorang anak yang sakit (Lukas 9:37-43a); Yesus menyembuhkan perempuan bungkuk yang dirasuk roh (Lukas 13:10-17); Yesus menyembuhkan orang yang sakit busung air (Lukas 14:1-6); Yesus menyembuhkan sepuluh orang kusta (Lukas 17:11-19); Yesus menyembuhkan seorang buta dekat Yerikho (Lukas 18:35-43); dan Yesus menyembuhkan telinga Malkhus yang putus (Lukas 22:50-51).


Dari yang dilakukan Santo Lukas ini, kita bisa belajar bahwa cara hidup dan cara bertindak kita dimanapun dan kapanpun hendaknya berjiwa missioner. Artinya, apapun pekerjaan, hobi, dan ilmu yang kita miliki hendaknya bisa digunakan untuk karya pewartaan (evangelisasi). Suara Anda yang merdu bisa untuk pewartaan. Hobi Anda menulis bisa untuk pewartaan. Bahkan mobil atau kendaraan Anda pun bisa untuk sarana pewartaan dengan ditempeli stiker atau kata-kata dari Injil.


Pertanyaan refleksinya: Apakah Anda mau dilibatkan Tuhan untuk menjadi pekerja di kebun Anggur-Nya melalui hobi, bakat, talenta dan ilmu yang Anda miliki? Apa yang bisa Anda sumbangkan untuk mendukung karya misi pewartaan Gereja zaman ini? Selamat merenungkan. Dan selamat berpesta pelindung bagi Anda yang bernama Lukas.


Bersama teman menikmati es puter
Dalam perjalanan naik sebuah rakit
Santo Lukas tabib dan pelindung dokter
Doakanlah saudara/i ku yang sedang sakit.


Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Roma.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Yohanes Gunawan Pr

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Semarang (KAS); tengah studi Teologi Spiritual dengan Spesialisasi Formatio Panggilan di Universitas Kepausan Gregoriana Roma.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: