Percik Firman: Menolak Orang Baik – Senin, 4 September 2017


Bacaan : Lukas 4:16-30


“Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu” (Luk 4:29)


Saudari/a ku ytk.,


DALAM masyarakat kita ada orang yang baik dan benar justru ditolak dan diusir dari hidup bersama. Sosok Pak Ahok, misalnya. Di mata banyak orang, dia orang baik, kerja total, menyelamatkan uang rakyat dari ‘oknum’ yang menyalahgunakan jabatan, peduli pada orang kecil, bahkan memberangkatkan para petugas masjid naik haji. Tapi ia justru ‘diusir’ dari tengah masyarakat Jakarta dan dimasukkan penjara.


Orang baik tidak selalu diterima di masyarakat. Hal ini juga dialami Yesus dalam injil hari ini. Ia ditolak dan diusir dari kampung halaman di Nazareth. Dikatakan tadi: “Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu”. Padahal, Dia telah membuat mukjijat di mana-mana. Ia mengajarkan kebaikan.


Penolakan mereka pada Yesus karena mereka tersinggung dengan perkataan Yesus pada mereka. Dan mereka menilai Yesus dari asal usul keluargaNya di Nazareth. Ironis memang.


Pertanyaan refleksinya: Apakah Anda pernah mengusir Yesus dalam perjalanan hidup selama ini? Apakah Anda adalah “yesus-yesus” masa kini yang ditolak dari kelompok mayoritas yang terusik kepentingannya karena kehadiran Anda dianggap menyinggung dan mengancam mereka? Mari terus berbuat baik meski ada resikonya yaitu ditolak dan diusir. Selamat merenungkan.


Bu Cicih dikagumi sebagai dekan
Orangnya ramah pada mahasiswa
Jangan takut melakukan kebaikan
meski ditolak dan dibenci risikonya.


Berkah Dalem. Salam Teplok dari Roma.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Yohanes Gunawan Pr

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Semarang (KAS); Pemimpin Umum/Pemred Majalah “Salam Damai” KAS dan Kepala Campus Ministry di Unika Soegijapranata Semarang.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: