Percik Firman: Hamba Tuhan yang Tangguh


PW St Maria Berdukacita
Jumat,  15 September 2017
Bacaan : Luk 2:33-35


HARI ini Gereja merayakan peringatan wajib Santa Perawan Maria Berdukacita. Dalam suasana doa dan hening,  marilah kita meresapkan dan merenungkan sapta (7) dukacita Bunda Maria.


Sapta Dukacita Maria :


Dukacita Pertama: Nubuat Nabi Simeon
Dukacita Kedua: Melarikan Yesus ke Mesir
Dukacita Ketiga: Hilangnya Yesus di Bait Allah
Dukacita Keempat: Perjumpaan Bunda Maria dengan Yesus saat Ia Menjalani Hukuman Mati
Dukacita Kelima: Yesus Wafat
Dukacita Keenam: Lambung Yesus Ditikam dan Jenazah-Nya Diturunkan dari Salib
Dukacita Ketujuh: Yesus Dimakamkan


Ya Tuhan Yesus, karena sengsaraMu yang telah dinubuatkan oleh Simeon, pedang penderitaan telah menikam hati termanis Bunda Maria, Perawan yang terkudus dan termulia. Anugerahkanlah pada kami yang merenungkan dan menghormati dukanya, agar diperbolehkan menikmati pahala yang penuh rahmat dari sengsaraMu, karena Engkau yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin


Apa saja dukacita yang Anda alami selama ini? Lantas apa yang Anda lakukan untuk menghadapi dukacita itu?  Selamat merenungkan.


Berkah Dalem dan salam teplok dari Roma.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Yohanes Gunawan Pr

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Semarang (KAS); Pemimpin Umum/Pemred Majalah “Salam Damai” KAS dan Kepala Campus Ministry di Unika Soegijapranata Semarang.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply