Penghakiman Terakhir: Senin, 23 Februari 2015

penghakiman terakhir by  Stefan LochnerPrapaskah I Im 19:1-2; 11-18; Mzm 19:8-10,15; Mat 25:31-46 … Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku…. (Mat 25:40) PERUMPAMAAN Yesus tentang pemisahan kambing dan domba mengajak kita untuk merenungkan masa depan hidup kita di akhir zaman. Apakah makna kosah ini bagi kita? Cara hidup dan macam bagaimana hidup yang kita pilih saat ini dan moralitasnya membawa konsekuensi bagi masa depan kita, akan menjadi lebih baik atau lebih buruk? Perumpamaan tentang akhir zaman membawa konsekuensi pada pilihan-pilihan kita untuk menatap masa depan kita. Yesus mengajar kita sesuatu yang penting tentang kasih kepada sesama dan tanggungjawab kita. Allah akn menghakimi kita tidak hanya karena kesalahan atau kegagalan kita tetapi juga dari yang kita lakukan bagi sesama. Hari Penghakiman akan menyatakan siapa yang mempunyai iman yang benar kepada Allah dan hidup selaras dengan kehendakNya mengasihi Dia di atas segalanya. Termasuk kasih kepada sesama dengan belas kasih dan belarasa. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita memyembah Yesus Kristus, Sang Raja, dan mohon belas kasih Allah. Kita mencari pertolongan dan rahmatNya untuk bertobat dari dosa dan berjalan dalam kasihNya. Semoga kita memiliki belarasa dan belas kasih yang benar kepada sesama. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Tuhan dan Raja kami tak ada yang lain. Semoga kasihMu menguasai hati kami hingga kami berpikir dan bertindak dengan kasij kepada semua dan siapa saja, kini dan selamanya. Amin.

penghakiman terakhir by  Stefan Lochner

Prapaskah I

Im 19:1-2; 11-18; Mzm 19:8-10,15; Mat 25:31-46

… Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku…. (Mat 25:40)

PERUMPAMAAN Yesus tentang pemisahan kambing dan domba mengajak kita untuk merenungkan masa depan hidup kita di akhir zaman. Apakah makna kosah ini bagi kita? Cara hidup dan macam bagaimana hidup yang kita pilih saat ini dan moralitasnya membawa konsekuensi bagi masa depan kita, akan menjadi lebih baik atau lebih buruk? Perumpamaan tentang akhir zaman membawa konsekuensi pada pilihan-pilihan kita untuk menatap masa depan kita.

Yesus mengajar kita sesuatu yang penting tentang kasih kepada sesama dan tanggungjawab kita. Allah akn menghakimi kita tidak hanya karena kesalahan atau kegagalan kita tetapi juga dari yang kita lakukan bagi sesama. Hari Penghakiman akan menyatakan siapa yang mempunyai iman yang benar kepada Allah dan hidup selaras dengan kehendakNya mengasihi Dia di atas segalanya. Termasuk kasih kepada sesama dengan belas kasih dan belarasa.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita memyembah Yesus Kristus, Sang Raja, dan mohon belas kasih Allah. Kita mencari pertolongan dan rahmatNya untuk bertobat dari dosa dan berjalan dalam kasihNya. Semoga kita memiliki belarasa dan belas kasih yang benar kepada sesama.

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Tuhan dan Raja kami tak ada yang lain. Semoga kasihMu menguasai hati kami hingga kami berpikir dan bertindak dengan kasij kepada semua dan siapa saja, kini dan selamanya. Amin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply