Pembaharuan Diri

SABDANYA pada hari ini, mengajak kita untuk merenungkan kembali sikap hidup kita sampai saat ini. Sebagai pengikut Kristus, apakah kita sudah menjadi kantung anggur yang baru bagiNya?

Karena bila kita masih mudah tersinggung, berpikir negatif, iri hati, menyimpan amarah dan dendam, memprioritaskan kesenangan duniawi melebihi Dia, maka kita hanya mencemarkan namaNya saja dan menjadi batu sandungan bagi orang-orang yang berniat mencari dan mengenal Yesus.

Yesus menghendaki agar kita meneladani kehidupanNya, senantiasa menjadi berkat bagi banyak orang meski harus banyak melalui penderitaan dan penolakan. Untuk itu, kita harus bersedia dibentuk, diproses dan dimurnikan di sepanjang hidup kita. Rela meninggalkan kehidupan lama yang berpusat pada diri sendiri untuk menapaki kehidupan baru yang berpusat pada diriNya.

Mari benahi sikap hidup kita dan perbaharui diri. Siapkan pikiran dan hati untuk melangkah menjadi manusia baru yang setia menerapkan ajaranNya di dalam keseharian hidup kita.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: