Pelita Hati: 20.08.2017 – Pantang Menyerah


Bacaan Matius 15:21-28 


TETAPI perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: “Tuhan, tolonglah aku.”  Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”  Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh. (Mat.15:25-28)


Sangat mengagumkan sikap, semangat dan usaha perempuan Kanaan ini untuk mendapat belas kasihan dari Tuhan, bahkan tanpa punya rasa malu. Ia sadar, seorang perempuan Kanaan tak kan mendapat belas kasihan dari Yesus, tetapi pantang menyerah dan terus berusaha meraih belas kasih Tuhan itu. Akhirnya, Tuhan memuji kegigihan imannya dan mujizat pun terjadi. Tuhan tak memandang siapa kita, tetapi melihat niat dan usaha keras kita. Semoga kita pun dapat mencontoh semangat perempuan Kanaan ini dalam beriman agar mujizat Tuhan selalu bekerja. Mujizat Tuhan ada bagi yang setia dan percaya. Selamat Hari Minggu.


Langit cerah sungguh luar biasa,
niat hati pergi bertamasya.
Jangan menyerah dan putus asa,
mujizat ada bagi yang percaya.


dari Papua dengan cinta
Berkah Dalem rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: