Bacaan Lukas 1:5-25

Lalu  kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.” Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya: “Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.” (Lukas 1:18-19, 24-25)

SAHABAT pelita hati yang terkasih, pelita sabda kita hari ini menegaskan bahwa “Bagi Tuhan tak ada yang Mustahil”. Bila Tuhan berkehendak segala sesuatu dapat terjadi. Kisah pemberitahuan kelahiran Yesus dan Yohanes Pembaptis pun memperlihatkan betapa nyata maha kuasa Tuhan. Elizabeth yang sudah tua dan mandul akhirnya dapat mengandung, demikian juga bunda Maria mengandung berkat kuasa Roh Kudus. Jauh sebelum itu Abraham pun mengalami cerita yang sama. Berkat kehendak Tuhan, Sara isterinya mengandung di usia tuanya.

Deret peristiwa ini sekali lagi menegaskan bahwa kuasa mujizat Tuhan dapat terjadi sesuai kehendak-Nya. Dan kita harus percaya bahwa karya mujizat Tuhan itu tetap berlangsung hingga kini. Yang dibutuhkan dari kita adalah keterbukaan hati dan percaya terhadap maha kuasa-Nya. Karenanya, membuka hari ini marilah kita berkidung bersama Sari Simorangkir, dengan sebuah kidung iman berjudul: “Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil.”

Semoga kita sungguh dikuatkan dan diteguhkan oleh kidung ini.

Ku yakin saat Kau berfirman
Ku menang saat Kau bertindak
Hidupku hanya ditentukan oleh perkataan-Mu.

Ku aman karna Kau menjaga
Ku kuat karna Kau menopang
Hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMu

Reff:

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
MujizatNya disediakan bagiku
Ku diangkat dan dipulihkanNya.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.