Pelita Hati: 18.08.2017 – Luhurnya Martabat Perkawinan


Bacaan Matius 19:3-12


JAWAB Yesus: “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?


Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki  akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Mat.19:4-6)


Ketika melihat dan mendengar keluarga-keluarga muda hidup bahagia dan sejahtera, kita turut bersyukur dan gembira. Sebaliknya, ketika mendengar pasangan keluarga sedang berbelit masalah tak berkesudahan, sudah barang tentu menimbulkan rasa prihatin mendalam, apalagi jika di ambang kehancuran.


Warta sabda hari ini menegaskan betapa luhurnya martabat sakramen perkawinan. Doaku, semoga keluarga-keluarga kristinani yang telah mengucap janji di depan altar suci, di hadapan para saksi, diteguhkan oleh imam dan  diberkati oleh Tuhan, benar-benar menjaga dan mengusahakan satunya kehendak dan hati, betapa pun berat dan pelik perjuangannya. Ingatlah, yang telah dipersatukan oleh Allah tak dapat diceraikan manusia. Doaku selalu.


Cerita kisah si pemuda tampan
mengejar cinta gadis pujaan.
Jagalah keluarga-keluarga ini ya Tuhan,
agar tetap teguh dalam kesetiaan.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: