Pelita Hati: 17.08.2017 – Menjadi Manusia Merdeka


HIDUPLAH sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah. (1 Petrus 2:16)


Maka Ia bertanya kepada mereka: “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” (Matius 22:20-21)


Menjadi manusia merdeka adalah menjadi pribadi yang tidak diperbudak oleh keinginan picik manusiawi dan menyalahgunakan kebebasan dalam selubung tindak kejahatan. Menjadi manusia merdeka adalah menjadi hamba Allah yang taat dan setia kepada-Nya sekaligus terlibat dalam dinamika hidup demi bonum commune atau kebaikan bersama. Semoga kita mampu mengemban amanat sebagai manusia merdeka di masa kini, yakni mengagungkan Tuhan melalui sembah sujud iman kita  serta mengabdi dan melayani sesama sebagai wujud nyata dari kasih kita. Merdeka!!


Tujuhbelas Agustus empat lima,
itulah hari kemerdekaan kita,
Murid Kristus berjuang bersama,
tiap hari wartakan suka cita.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: