Pelita Hati: 12.11.2017 – Bijaksana dan Setia


Bacaan Matius 25:1-13


Pada  waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” (Mat.25:1-4.13)


BIJAKSANA, setia dan berjaga, itulah kata-kata kunci Pelita Sabda hari ini. Dibutuhkan sikap bijaksana dalam menjalani dan menghayati hidup.


Bijaksana berarti tidak hanya berpikir untuk kepentingan sesaat dan kini tetapi memiliki antisipasi ke depan. Gadis-gadis bijaksana membawa persediaan minyak karena mereka berpikir untuk kepentingan jangka jauh. Terkadang tidak serba praktis, seringkali justru ribet dan repot. Namun pada akhirnya merekalah yang mendapat anugerah dan kesempatan berpesta dengan Sang Mempelai.


Setia berarti selalu berjaga walau harus berjuang melawan kantuk dan lelah. Dibutuhkan keteguhan hati dan kesetiaan diri dalam berjaga.


Semoga kita mampu menjadi pribadi-pribadi yang bijaksana dan setia dalam menjalani hidup dan panggilan kita masing-masing. Terpenting jangan hanya memikirkan kepentingan sesaat.


Hijau daun tumbuh-tumbuhan,
penghias indah asrinya taman.
Setia dan selalu berjaga dalam Tuhan,
itulah tandanya sungguh beriman.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply