Pelita Hati: 12.10.2017 – Tak Kehabisan Rahmat


Bacaan Lukas 11:5-13


OLEH karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Luk.11:9-11.13)


Tuhan masih melanjutkan pengajaran-Nya tentang hal berdoa. Kini Tuhan meyakinkan para murid-Nya bahwa Allah sungguh berlimpah kasih. Allah takkan kekurangan atau bahkan kehabisan rahmat karunia-Nya. Yang dibutuhkan adalah niat hati manusia untuk datang mencari dan mengetuk pintu hati Tuhan. Allah kita bukanlah Allah yang jual mahal tetapi berlimpah kasih setia, bahkan selalu menyediakan yang terbaik untuk kita. Yang terbaik adalah sesuai dengan apa yang diperlukan dan menjadi kebutuhan kita (ay.9), tentu saja sesuai dengan kebijaksanaan-Nya.


Dalam keheningan hati mari kita melihat kembali sederet rahmat dan pemberian Tuhan yang telah kita terima selama ini. Berkah dalam keluarga,  berkah pekerjaan dan rezeki yang tiada henti; berkah kesehatan dan kesejahteraan, serta sederet kebaikan Tuhan lainnya. Di atas itu semua adalah berkah kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita. Tak ada kata lain kecuali kita bersyukur dan memuji atas rahmat Tuhan itu. Bukan  dengan deret kata indah maupun persembahan harta kita yang berlimpah tetapi dengan mempertanggungjawaban hidup kita melalui aneka kebaikan dan keutamaan bagi sesama. Itulah cara terindah untuk bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan sambil percaya bahwa Dia tak kehabisan rahmat karunia untuk hidup kita selanjutnya.


Bunga kamboja putih merekah,
tumbuh asri di halaman sekolah.
Sujud berdoa dan menyembah,
mensyukuri berkat dan karunia Allah.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply