Pelita Hati: 10.09.2017 – Teguran Kasih


Bacaan Matius 18:15-17


APABILA saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. (Mat.18:15-17)


Kali ini Tuhan mengajarkan kepada kita bagaimana harus peduli terhadap sesama yang ‘salah jalan’ dengan teguran kasih. Teguran kasih dengan empat mata artinya teguran dari hati ke hati dalam semangat persaudaraan, bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk menyelamatkan. Inilah sebentuk tanggung jawab dan kepedulian kita terhadap sesama dengan niat baik dan ketulusan hati dalam semangat persaudaraan kasih. Singkatnya, Tuhan menghendaki agar kita hidup saling meneguhkan bukan menjatuhkan. Semoga kita mampu memperjuangkan.


Putih warna bunga melati,
semerbak harum indah menawan.
Kasih itu murah hati,
kasih itu meneguhkan.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply