Pelita Hati – 10.08.2017: Martir Teladan


Bacaan Yohanes 12:24-26


AKU berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.


Hari ini gereja merayakan pesta Santo Laurentius, seorang martir. Tepat pada tanggal 10 Agustus tahun 258 Diakon Laurentius dibunuh di Roma dengan cara dipanggang hidup-hidup. Ia bagaikan ‘biji gandum’ yang mati namun kemudian menghasilkan banyak buah, yaitu banyaknya pejuang iman dan penegak kasih di masa selanjutnya. Peristiwa itu tidak menciutkan nyali para pengikut Kristus. Jauh sebelum itu wafat Yesus sebagai Sang Martir Utama Gereja membuahkan Gereja Perdana yang militan dan menjadi pondasi kokoh bagi berkembangnya umat beriman hingga saat ini. Semoga warta sabda hari ini menggelorakan semangat beriman kita untuk meneladan para martir andalan Gereja.


Laurentius sang martir andalan,
dipanggang di api kematian.
Pengikut Kristus harus teguh beriman,
tak gentar hadapi tantangan.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...
mgid.com, 5527889, DIRECT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: