Pelita Hati: 07.11.2017 – Jangan Berdalih


Bacaan Lukas 14:15-21


KINI Tuhan mengajarkan perumpamaan tentang orang-orang yang berdalih atau banyak alasan.  Perumpamaan ini mirip dengan yang dikisahkan dalam Matius 22:1-10 (Perumpamaan tentang Perjamuan Kawin). Ada sederet ragam alasan atau dalih orang-orang yang sebenarnya menerima undangan dari sang pemilik perjamuan. Ada yang mau mengurus ladang, ada yang mau mengurus hewan piaraan, dll. Intinya, mereka lebih mementingkan kesibukannya dari pada menanggapi dan menghargai undangan.


Perumpamaan ini sejatinya menggambarkan betapa kasih Tuhan kepada kita tak terbatas. Kehendak-Nya untuk mengasihi manusia takterbendung dan taktertahankan lagi. Jika demikian, apakah kita masih mau menghindar dari kebaikan-Nya? Yang dibutuhkan dari kita sejatinya adalah keterbukaan hati dan kesediaan diri menanggapi tawaran kasih-Nya. Sabda Pelita Hati yang kita baca setiap pagi adalah salah satu tawaran sekaligus undangan dari Tuhan untuk merasakan sabda keutamaan-Nya.


Semoga kita selalu tekun membaca dan merenungkannya agar nilai-nilai keutamaan itu dapat mewarnai hidup dan karya pelayanan kita.


Cendrawasih Burung Irian,
Cendrawasih permaisuri hutan.
Jangan berdalih untuk sebuah kebaikan,
tebarlah kasih di setiap kesempatan.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply