Pelita Hati: 07.09.2017 – Taat dan Ikhlas


Bacaan Lukas 5:1-11


SETELAH selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”  Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus. (Luk.5:4-6.11)


Pelita sabda hari ini mengajarkan dua (2)  hal, yaitu ketaatan dan keikhlasan. Ketaatan Petrus dinyatakan dengan bersedia bertolak ke tempat yang lebih dalam dan menebarkan jala lagi, walau telah semalaman tidak mendapat ikan dan memang tidak ada ikan. Itulah ketaatan Petrus kepada Sang Guru. Ketaatan itu dilengkapi dengan keikhlasan Petrus dan kawan-kawannya meninggalkan pekerjaan, tempat tinggal dan sanak keluarganya kemudian  mengikuti Yesus. Sebagai murid-murid Kristus di zaman ini, sudah barang tentu kita harus mewarisi dan meneruskan ketaatan dan keikhlasan itu dalam hidup beriman. Semoga kita mampu mengusahakannya.


Di sana gunung di sini gunung,
di tengah-tengah bunga melati.
Jangan bimbang apalagi bingung,
setia hingga akhir nanti.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: