Pelita Hati: 05.12.2017 – Yang Kecil dan Sederhana

Bacaan Lukas 10:21-24

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.” (Luk 10:21.23-24)

KAUM bijak dan pandai yang dimaksud oleh Yesus adalah orang-orang Farisi dan para ahli kitab yang mengaku diri sebagai orang yang lebih paham dan fasih tentang hukum Taurat. Bahkan orang Farisi mengaku diri sebagai pewaris tunggal hukum Musa, merasa lebih kudus dan lebih pantas dari orang-orang kebanyakan bahkan tidak jarang merendahkan mereka. Rahasia Kerajaan Allah tidak dibuka orang-orang jenis ini, yang mengedepankan kemampuan dan kesombongannya. Yesus mengarahkan warta Kerajaan Allah kepada orang kecil.

Orang kecil menjadi gambaran kesederhanaan, keterbukaan dan kepasrahan total terhadap siapa pun, termasuk terhadap rencana dan kehendak Alah. Gambaran seperti ini tercermin dalam diri para murid Yesus. Petrus dkk. (para nelayan sederhana) ketika dipanggil oleh Yesus untuk mengikuti-Nya, mereka langsung meninggalkan pekerjaannya. Inilah orang-orang kecil dan sederhana yang tak berpolemik dan menunda-nunda ketika Tuhan memanggil.

Semoga kita pun mampu menjadi pribadi sederhana yang selalu terbuka terhadap kehendak-Nya.

Bunga mawar bunga melati,
harum mewangi menarik hati.
Tuhan, jauhkan kami dari congkak hati,
dekatkan kami pada kerendahan hati.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply