DI tengah kesibukan tugasnya, Paus Fransiskus menyepatkan diri memimpin misa pentahbisan 13 imam baru – 9 diakon Italia, 2 diakon Pakistan, dan 1 diakon Vietnam – di Basilika St. Petrus, Vatikan Roma (11/5).

“Jangan pernah capai mengampuni,” demikian pesan Paus dalam homilinya. “Kalian diberi kapasitas untuk mengampuni seperti Yesus. Dia yang tidak pernah mengutuk, tetapi selalu memaafkan kesalahan. Teladanilah Dia!”

“Jika suatu saat kalian merasa khawatir telah menjadi terlalu pemaaf, ingatlah doa seorang imam suci ini: Tuhan, ampunilah aku karena terlalu mengampuni. Tetapi Engkau sendiri yang telah memberi contoh buruk tersebut,” lanjut Paus.

Paus mengungkapkan kesedihannya ketika mendengar ada umat yang dipukul dan dibentak sewaktu di kamar pengakuan, sehingga mereka tidak mau ke Gereja lagi  karena merasa Gereja telah menutup pintu bagi mereka. “Jangan sampai kalian melakukan hal tersebut,” seru Paus.

Paus tahbisan deccronicle

Tahbisan imamat oleh Paus Fransiskus: Paus berkenan menahbisan 13 frater diakon dari berbagai negara menjadi imam baru. (Photo courtesy of Deccronicle)

“Yesus merupakan gembala yang baik yang menjadi pagar pengaman bagi domba- dombanya. Pagar pengampunan tersebut adalah bilur-bilur Yesus. Maka jika engkau masuk ke dalam biara/paroki tanpa melalui bilur-bilur Yesus, engkau tidak akan menjadi seorang gembala yang baik,” jelas Paus.

Sebagai konselebran dalam misa pentahbisan tersebut adalah Kardinal Agostino Vallini,Vikaris Jenderal Keuskupan Roma, Uskup Agung Filippo Iannone, beserta para uskup pembantu Roma dan rektor-rektor seminari.

Paus tahbisa imam

Paus tahbisan imam Examiner com

Doa minta rahmat: 13 frater diakon calon imam tengkurap sembari mendengarkan lantunan doa Litani Para Kudus untuk memohon rahmat sebelum dilakukan acara tahbisan imamat. (Photo courtesy of Daily Examiner)

Sumber: CNA

Photo credit: Paus Fransiskus berkenan menahbiskan 13 frater diakon menjadi imam baru dalam sebuah misa tahbisan imamat di Basilika Santo Petrus, Vatikan, beberapa waktu lalu.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.