Paskahan di Lapas Kedungpane Semarang

lapas4

LAPAS Kelas 1 Kedungpane, Semarang terasa beda, terutama warga yang beragama Kristiani (Katolik dan Kristen). Bertempat di Gereja Imanuel, salah satu ruang serbaguna yang sudah direnovasi menjadi gereja, kami – Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang yang juga Pastor Kepala Paroki St. Fransiskus Xaverius Kebon Dalem Semarang – mempersembahkan Perayaan Ekaristi bersama para warga Lapas Kedungpane dalam rangka Paskah 2015.

Paskahan bersama para warga Lapas Kedungpane disemarakkan oleh Hosana Voice dalam sinergi dengan Sr. Asih, RM, PD Karismatik Katolik Semarang dan pihak pendamping rohani Lapas di bawah koordinasi Bapak Daru yang selama ini setia mendampingi para warga Lapas Kedungpane yang beragama Katolik dan Kristen. Bahkan, oleh inisiatif dan dorongan Daru inilah maka ruang serba guna itu disulap menjadi Gereja Imanuel pada Natal 2013 yang lalu.

Diawali dengan Perayaan Ekaristi, rangkaian acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Sementara itu, warga lapas menampilkan paduan suara dan vocal group yang menghibur para tamu dan sesama warga lapas lainnya.

lapas1lapas2Pada saat homili, kami sampaikan pesan Paskah sebagai kenangan akan wafat dan kebangkitan Kristus. Meski tidak bersalah bahkan tidak berdosa, Yesus rela menanggung hukuman salib demi menebus dosa kita. Itulah dasar pengharapan kita di tengah pergumulan hidup kita.

Romo Budi juga mengajak umat dan warga Lapas untuk menghayati semangat Paskah dengan sikap Narkoba No, Life Yes Yes Yes.

Sebelum mengakhiri homilinya, kami melantukan baby saxophone untuk menghibur dan meneguhkan para warga lapas menyanyikan JanjiMu seperti Fajar, mempersilahkan salah seorang warga lapas yang sebentar lagi akan bebas, Arief, untuk sharing pengalaman.

Arief mengatakan, bahwa banyak belajar selama berada di Lapas Kedungpane. Dia mau tinggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru meski untuk itu harus terus berjuang.

Paskahan ditutup dengan santap siang bersama dan berfoto-foto.

lapas3

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: