“Parker”, Tak Ada Kompromi untuk Sebuah Kesepakatan Awal

Parker_2013_Movie_Poster

BAGI seorang pencoleng profesional bernama Parker (Jason Statham), hanya ada satu kata yang  tidak boleh dia langgar yakni komitmen. Demi sebuah komitmen –apalagi kalau namanya sudah komitmen bersama—Parker hanya bisa bicara satu kata: ya dan tidak. Kalau ya, maka ya sudahlah bekerja sesuai isi kesepakatan bersama. Kalau tidak, maka ‘saya pilih jalan ini’ dan selanjutnya terserah kalian.

Gara-gara sebuah komitmen bersama yang dilanggar inilah, pertemanan Parker dengan kelompok perampok harus berakhir dengan permusuhan dan bentrok darah. Parker ditendang  paksa keluar dari mobil dan harus segera dimusnahkan karena dianggap tidak ‘setia’ dan loyal dengan rencana kelompok perampok ini untuk aksi nekad berikutnya yakni merampok perhiasan.

Parker bergeming tak berubah kata. Tidak adalah jawabannya, karena sesuai isi komitmen bersama yang telah disepakati berlima adalah membagi jatah hasil perampokan. Lalu, sesuai harapannya, masa berikutnya adalah harapa bisa hidup tenang berleha-leha dengan hasil rampokan di sebuah klub judi pertandingan olahraga.

Memburu kawan lama

Bagi Parker, demi sebuah komitmen dia berani membayar dengan mahal. Atas informasi yang diberikan  Hurley (Nick Nolte) –ternyata ayah pacarnya sendiri yang bernama Claire (Emma Booth)– Parker akhirnya bisa mendeteksi dimana kawanan perampok yang juga bekas komplotannya ini sekarang berada. Palm Beach di Florida  adalah destinasi perburuan Parker untuk merebut kembali haknya yakni bagian uang hasil perampokan mereka di Los Angeles.

Namun upaya Parker mengendus komplotan itu dihalangi oleh pembunuh bayaran, anak buah Denzinger di Chicago setelah mendapat keluhan keponakannya yang bernama August Hardwicke (Micah A. Hauptman), salah satu anggota  komplotan ini. Bahkan, Claire –pacar Parker pun—nyaris tewas di ujung jari pembunuh bayaran ini.parker_movie-t1

Palm Beach menjadi medan tempur baru bagi Parker. Dengan penuh gaya dan tampil full trendy layaknya bos kaya, Parker berhasil menyaru diri dan memperdaya seorang broker perempuan paruh baya yang cantik namun kesepian bernama Leslie Rodgers (Jennifer Lopez). Dari pertemanan dengan Leslie  inilah, Parker akhirnya berhasil mengendus keberadaan komplotan pencuri.

Misinya hanya satu: menghabisi kawanan itu. Selesai. Baru setelah membayar komitmennya dengan membagi hasil perampokan permata yang dikerjakan komplotan yang berhasil dia perdaya.

Sesuai gaya Jason Statham sebagai jago kepruk andal, Parker juga memformat tampilan film ini dengan banyak aksi duel dan tembakan. Yang menarik, justru munculnya bintang pop papan atas Jlo yang kali ini dikasting sebagai broker properti yang haus pelukan lelaki dan berharap bisa meraup komisi gendut dari usahanya menjual properti kawasan hunian super mahal di Palm Beach.

Singkat kata, kisah Parker berakhir dengan happy ending sekalipun Parker sudah telanjur babak belur lantaran tak gampang menyerah kalah demi sebuah komitmen.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: