Renungan Harian

Kumpulan Renungan Iman Kristiani

Renungan Harian - Kumpulan Renungan Iman Kristiani

Orang Benar: Seperti Pohon Korma dan Pohon Aras (1)

Ayat bacaan: Mazmur 92:13
======================
“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon”

Ada dua jenis pohon yang disebutkan berbarengan di dalam Alkitab untuk menunjukkan seperti apa seharusnya orang benar itu berperan di lingkungannya masing-masing, atau bahkan di dunia. Kedua pohon yang menggambarkan peran dari orang benar ini tertulis di dalam kitab Mazmur. Dalam Mazmur 92:13 yang saya ambil sebagai ayat bacaan hari ini, Pemazmur mengatakan “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon” (Mazmur 92:13). Adalah menarik melihat bahwa orang benar dikatakan akan:
1. Bertunas sepeerti pohon korma, dan
2. Tumbuh subur seperti pohon aras.
Mengapa dikatakan bertunas seperti pohon korma, dan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon? Bagaimana sebenarnya karakteristik kedua pohon ini dan bagaimana hubungannya dengan sebuah kehidupan orang benar di dunia?

Mari kita lihat pohon korma terlebih dahulu. Para pengembara di gurun pasir tentu akan sangat bergembira jika melihat pohon korma tentu akan sangat menggembirakan. Tentu saja, karena ketika mereka melihat pohon korma, maka itu artinya mereka akan segera bertemu dengan oase atau mata air. Seringkali ditengah panas terik, yang mereka hadapi adalah sebuah fenomena yang dikenal sebagai fatamorgana. Fatamorgana adalah sebuah tipuan mata yang acap kali dialami oleh para pengembara yang berada di tengah terik gurun pasir yang menyengat. Maka mereka pasti sangat gembira saat bertemu dengan pohon korma yang nyata dalam perjalannya. Korma dikenal sebagai buah yang mengandung begitu banyak nutrisi di dalamnya sehingga menjadi sebuah makanan yang memberi kekuatan dan kesehatan jika dikonsumsi. Sebuah pohon korma tidak akan mungkin hidup tanpa air. Artinya, dimana ada pohon korma, maka sumber air pasti ada disekitar sana. Itulah sebabnya para sangat senang karena pasti sebentar lagi akan menemukan mata air.

Bagaimana pohon korma bisa tumbuh di gurun pasir yang tandus? Itu karena cara hidupnya yang unik. Ketika biji korma di tanam, akarnya akan terus menembus tanah untuk mencari air, bahkan hingga puluhan meter. Setelah mendapatkan air, barulah pohon korma ini mulai tumbuh. Dan sekali lagi, dimana pohon korma berada, biasanya disana akan terdapat oase atau mata air. Inilah yang digambarkan oleh Pemazmur dengan mengatakan bahwa orang benar akan bertunas seperti pohon korma. Orang benar akan memiliki akar yang kuat. Orang benar akan mampu tegar berdiri ditengah berbagai hambatan, dan akan mampu untuk terus bertumbuh dan menghasilkan buah. Seperti layaknya pohon korma yang menyegarkan, orang-orang benar pun seharusnya bisa menjadi penyegar bagi lingkungan yang “tandus”, menjadi oase di tengah padang gurun, menjadi berkat yang mendatangkan sukacita bagi sesama.

Sekarang mari kita lihat apa yang digambarkan Pemazmur tentang orang benar sebagai pohon aras yang tumbuh subur di Libanon. Pada masa itu pohon aras, atau kita kenal dengan pohon cemara memang tumbuh subur di Libanon. Pohon aras ini dikenal sangat kuat dan tidak mudah lapuk. Semakin tua kayunya akan semakin kuat. Pohon ini juga tahan terhadap perubahan cuaca. Tidaklah mengherankan kalau masa itu pohon aras sering dipakai untuk tiang penyangga istana bahkan Bait Allah.

(bersambung)

Incoming search terms:

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*