Omong Besar

VF01

“Sahut Yesus, ‘Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya aku berkata kepadamu, ‘Sebelum ayam berkokok, engkau akan menyangkal Aku tiga kali.’” (Yoh 13, 38)

NANTI  aku yang bayar”, kata seseorang kepada teman-temannya di grup bbm. Akhirnya mereka berempat menikmati wedang rempah dan roti bakar di dekat GOR. Namun sampai mereka selesai medang dan mau pulang, pernyataan heroik itu tidak terwujud.

Akhirnya teman lain yang membayar semuanya.

Saat meninjau bangunan gedung untuk kuliah, seorang anggota panitia berkata, “Romo jangan kuatir. Kalau dana yang ada habis, saya yang tanggung jawab. Tagihan langsung ke tempatku saja.”

Rasanya ayem saat mendengar kata-kata heroik tersebut. Namun sampai proses pembangunan berakhir, kata-kata itu tidak sepenuhnya terwujud. Kata-kata heroik sering terdengar dalam banyak peristiwa.

Banyak orang dengan spontan bisa mengucapkan kata-kata heroik yang bisa membuat orang lain tenang, ayem, tidak cemas atau kuatir terhadap suatu hal. Ada orang yang menyatakan kesanggupannya untuk maju, menjadi bemper atau sebagai pribadi yang bertanggung jawab atas suatu hal.

Kesanggupan dan pernyataan ini sungguh menjadi penghiburan bagi orang yang berada dalam kesulitan atau harus memikul suatu tanggung jawab. Ada orang yang akan membela dan melindungi atau pasang badan. Namun banyak kata-kata heroik sering tinggal kata-kata dan sulit untuk diwujudkan.

Simon Petrus mengalami hal itu.

“Aku akan menyerahkan nyawa bagi-Mu”, kata Petrus.

Kata-kata heroik itu diucapkan saat Yesus akan memasuki kesengsaraan-Nya. Namun kata-kata heroik itu juga tidak terwujud.

Sebelum ayam berkokok, Petrus menyangkal-Nya sampai tiga kali. Yang diharapkan dari para murid bukanlah pernyataan heroik yang sulit terwujud, tetapi kesetiaan untuk mengikuti-Nya.

Teman-teman selamat malam dan selamat beristirahat. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ist

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply