OMK dan Penggerak Komsos Keuskupan Agung Ende Berlatih Jadi Wartawan

Ende pelatihan jurnalistik AbdiBERITA harus selalu dengan peristiwa dan peristiwa harus selalu dengan jalan cerita. Jadi, bila seorang wartawan ingin menulis suatu berita, dalam pikirannya semestinya muncul peristiwa yang dihadapi dengan jalan cerita. “Namun sering ada wartawan pulang sehabis liputan tidak mendapat berita apa pun. Itu biasanya karena malas dan kurang vitalitas. Dan alasan tidak ada yang penting […]

Ende pelatihan jurnalistik Abdi

BERITA harus selalu dengan peristiwa dan peristiwa harus selalu dengan jalan cerita. Jadi, bila seorang wartawan ingin menulis suatu berita, dalam pikirannya semestinya muncul peristiwa yang dihadapi dengan jalan cerita.

“Namun sering ada wartawan pulang sehabis liputan tidak mendapat berita apa pun. Itu biasanya karena malas dan kurang vitalitas. Dan alasan tidak ada yang penting bisa jadi sah jadi sebuah argumen,” ujar wartawan Liputan6.com Abdi Susanto saat memberi pemahaman tentang jurnalistik di Aula Immaculata Paroki Roh Kudus, Mataloko, Ngada, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/8/2014).

Menurut Abdi, kalau ada sesuatu yang penting dari sebuah berita itu berarti suatu berita mengandung nilai, ada bobotnya.”Setidaknya pertimbangan adanya konflik, kemajuan, bencana, konsekuensi, kemasyhuran dan terkemuka, saat yang tepat dan kedekatan, keganjilan, human interest, seks, serta aneka nilai menjadi ukuran menilai sebuah peristiwa apakah layak disebut berita atau tidak,” ujar Abdi.

Penjelasan seputar berita dan tulis menulis bakal berlanjut dengan berbagai tema mulai dari teknik wawancara, teknik dasar lay-out, pengetahuan seputar media digital dan cara membuat blog bakal menghiasi pelatihan jurnalistik dan layout dalam pelatihan jurnalistik yang berlangsung hingga Sabtu 9 Agustus.

Ende pelatihan jurnalistik peserta

Pelatihan jurnalistik di Keuskupan Agung Ende: Sejumlah OMK dan penggerak komsos Keuskupan Agung Ende mengikuti program acara pelatihan jurnalistik di Aula Immaculata Paroki Roh Kudus, Mataloko, Kab, Ngada, Flores, NTT. (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Ende pelatihan jurnalistik peserta 3

Tiga hari latihan jadi wartawan: Sebanyak 37 peserta lokakarta jurnalistik terdiri dari OMK, penggerak komsos, pastor dan frater mengikuti program pelatihan yang diprakarsai Komsos KWI dan Komisi Komsos Keuskupan Agung Ende, Flores, NTT. (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Setidaknya ada 37 peserta yang terdiri dari orang muda katolik (OMK), para pastor pengurus komsos, frater hadir dalam acara yang difasilitasi Komsos KWI. Selain Abdi Susanto, Mathias Hariyadi dari Sesawi.Net juga menjadi fasilitator selama tiga hari pelatihan.

Kredit foto: Pelatihan Jurnalistik bersama OMK dan penggiat Komsos Keuskupan Agung Ende, Flores, NTT. (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply