Friday, 19 December 2014

Naik Jabatan

Ayat bacaan: Mazmur 75:7-8
==========================
“Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu,tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.”

Segala daya upaya dilakukan orang untuk bisa naik pangkat atau naik jabatan. Menyuap atau memberi uang pelicin, bingkisan-bingkisan, menjilat atasan dan berbagai upaya lain sudah biasa dilakukan agar promosi bisa mengalir lancar pada karir seseorang. Menjegal atau menjelekkan teman sendiri pun jika terpaksa apa boleh buat, yang penting kenaikan jabatan bisa diperoleh. Semua itu sudah dianggap sebagai hal yang lumrah untuk dilakukan di jaman sekarang, apalagi di negara kita yang tingkat korupsinya lumayan ‘mantap’. Ada banyak orang berdalih bahwa itu terpaksa dilakukan, karena itu memang sudah menjadi kebiasaan di mana-mana. “Kalau tidak ikut korupsi rugi dong, atau malah kita justru bakal terkena masalah di kantor..” demikian ujar salah seorang pegawai negeri sambil cengengesan kepada saya pada suatu kali.  Kita seringkali terpaku pada kebiasaan dunia dan cenderung menyerah mengikutinya, meski tahu bahwa itu salah di mata Tuhan. Kita melupakan sebuah fakta bahwa masalah mengalami peningkatan atau tidak itu sesungguhnya bukanlah tergantung dari dunia, atau dari manusia, tapi sesungguhnya berasal dari Tuhan. Tanpa berlaku curang dan berkompromi dengan hal buruk yang sudah dianggap lumrah di dunia ini, kita tetap bisa mengalami peningkatan karir, dan saya bisa katakan itu akan terasa luar biasa indahnya jika itu berasal dari Tuhan.

Ayat yang menyinggung mengenai promosi atau kenaikan jabatan ini terdapat dalam kitab Mazmur. Pemazmur mengatakan: “Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.” (Mazmur 75:7-8). Dalam bahasa Inggris Amplifiednya dikatakan “For not from the east nor from the west nor from the south come promotion and lifting up. But God is the Judge! He puts down one and lifts up another.” Inilah hal yang sering kita lupakan. Kita sering tergiur dengan jabatan dan mengira bahwa kita perlu mati-matian menghalalkan segala cara untuk memperolehnya. Kita lupa bahwa peningkatan yang sesungguhnya justru berasal dari Tuhan dan bukan dari manusia. Kita seringkali terburu nafsu untuk secepatnya menggapai sebuah jabatan, padahal Tuhan tidak pernah menyarankan kita untuk terburu-buru. Ketekunan, kesabaran, keuletan, kesungguhan, itulah yang akan bernilai di mata Tuhan, dan pada saatnya, sesuai takaran dan waktu Tuhan, kita pasti akan naik walau tanpa melakukan kecurangan-kecurangan yang jahat di mata Tuhan.

Apa yang diinginkan Tuhan untuk terjadi kepada anak-anakNya sesungguhnya bukanlah sesuatu yang kecil atau pas-pasan saja. Kita telah ditetapkan untuk menjadi kepala dan bukan ekor, terus naik dan bukan turun. Tetapi untuk itu ada syarat yang ditetapkan Tuhan untuk kita lakukan dengan sungguh-sungguh. Hal ini tertulis dalam kitab Ulangan. “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.” (Ulangan 28:13-14). Melakukan kecurangan-kecurangan demi kenaikan jabatan mungkin sepintas terlihat menjanjikan solusi cepat, namun ketika itu bukan berasal dari Tuhan, maka cepat atau lambat keruntuhan pun akan membuat semuanya berakhir sia-sia. Lihatlah ‘parade’ banyak koruptor yang kemudian menangis setelah vonis dijatuhkan. Ada yang masih merasa santai karena mereka beranggapan mereka tetap bisa menyuap untuk bebas atau setidaknya bisa menjalani hukuman dengan lebih nyaman bak di hotel bintang lima, tetapi kelak di hadapan Tuhan tidak ada penyuapan atau apapun lagi yang bisa dibuat. Tidak ada satupun kejahatan di muka bumi ini yang luput dari hukuman Tuhan, dengan alasan apapun.

Apa yang dituntut dari kita sebenarnya hanyalah kesungguhan kita dalam bekerja. “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23). Itu bagian kita, dan masalah berkat, termasuk di dalamnya kenaikan pangkat atau jabatan, itu adalah bagian Tuhan. Mungkin tidak mudah untuk bisa tetap hidup lurus di tengah dunia yang bengkok, namun bukan berarti kita harus menyerah dan berkompromi. Justru Tuhan menjanjikan begitu banyak berkat jika kita mau mendengarkan firman Tuhan baik-baik dan melakukan dengan setia semua perintahNya tersebut, seperti yang diuraikan panjang lebar dalam Ulangan 28:1-14.

Kita harus berhati-hati untuk tidak masuk ke dalam jebakan dunia dengan segala permainan dan kecurangan yang tersembunyi dibaliknya. Kita bisa memaksakan kenaikan sesuai keinginan kita, namun tidakkah semua itu akan berakhir sia-sia dalam kebinasaan jika itu bukan berasal daripadaNya? Tuhan sudah menjanjikan bahwa kita akan terus meningkat. Tuhan menjanjikan kita sebagai kepala dan bukan ekor, tetap naik dan bukan turun, namun itu hanya berlaku jika kita mendengarkan dan melakukan firmanNya dengan setia, tidak menyimpang dan tidak menghambakan diri kepada hal lain apapun selain kepada Tuhan. Jika anda memberikan kesungguhan 100% dalam pekerjaan kita. Sekecil apapun itu, biar bagaimanapun, itu akan memberikan nilai tersendiri bagi tempat di mana anda bekerja. Sebab perusahaan mana yang mau kehilangan pegawai terbaiknya? Dan tentu saja itu akan sangat dihargai Tuhan. Oleh karena itu, tetaplah bekerja dengan baik, tekun dan sepenuh hati, seakan-akan anda melakukannya untuk Tuhan, maka soal peningkatan hanyalah soal waktu saja. Tuhan sudah menetapkan kita untuk berada di posisi atas biar bagaimanapun. Lakukan bagian kita, dan Tuhan pasti akan mengerjakan bagianNya.

Just do your part and let God do His part

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

0saves


If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Related Posts to "Naik Jabatan"

Response on "Naik Jabatan"