Muntahlah Dulu, Lalu Hiduplah dengan Jelas

tes by the independent“Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.” (Why 3, 15-16) BELUM lama berselang terdapat berita bahwa seorang wakil rakyat mau muntah melihat anggota kabinet yang blusukan. Wakil rakyat tersebut […]

tes by the independent

“Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.” (Why 3, 15-16)

BELUM lama berselang terdapat berita bahwa seorang wakil rakyat mau muntah melihat anggota kabinet yang blusukan. Wakil rakyat tersebut akhirnya mendapat banyak komentar dalam media sosial.

Muntah merupakan pengalaman manusiawi. Banyak orang pernah mengalami hal ini. Seseorang bisa muntah saat naik kendaraan, saat merasa pusing atau sakit perut.

Ada banyak faktor yang membuat seseorang muntah. Muntah menunjuk pada peristiwa keluarnya isi perut yang sudah berbau busuk. Apa yang dimuntahkan biasanya segera dibuang ke tempat sampah atau ke dalam jamban.

Manusia bisa muntah. Allah pun bisa muntah. Apa yang dimuntahkan bukannya makanan yang sudah masuk perut, tetapi manusia. Manusia dimuntahkan karena sikap hidupnya yang tidak jelas, yakni suam-suam kuku, tidak panas dan tidak dingin.

Sikap seperti ini mungkin sama dengan istilah ‘ambigu atau bias’, sehingga menimbulkan keraguan dan ketidakjelasan. Banyak orang sering mengalami hal ini, yakni menunjukkan sikap yang tidak jelas: antara ya dan tidak, antara setuju dan tidak setuju. Iman akan Allah membutuhkan keputusan yang bulat dan utuh, sikap yang jelas dan pasti, perilaku yang sesuai.

Manusia tidak mungkin sekaligus percaya kepada Allah dan kepada iblis; tidak mungkin percaya kepada Allah dan sekaligus kepada mamon.

Sikap suam-suam kuku, tidak jelas, ambigu, bias seringkali menjengkelkan dan mengecewakan banyak orang; sikap seperti ini membuat banyak orang berada dalam ketidakpastian hidup. Betapa melelahkan, kalau kita berhadapan dengan pribadi yang punya sikap seperti itu.

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply